Liputan6.com, Turin - Popularitas Georgina Rodriguez terus melonjak dan menjadi pusat perhatian. Hal tersebut terjadi setelah wanita berusia 26 tahun menjalin kasih dengan Cristiano Ronaldo.
Georgina Rodriguez lahir di Buenos Aires, Argentina, 27 Januari 1994, tetapi kemudian besar di Spanyol. Ia punya darah Argentina dari sang ayah, sedangkan ibunya asli Spanyol.
Advertisement
Georgina kecil dan keluarganya hidup dalam kondisi susah. Tetapi, Georgina berupaya keras untuk bisa memperbaiki kehidupannya ketika menetap di Spanyol. Georgina bekerja di toko fashion, Gucci.
Kisah cinta Georgina dengan Ronaldo dimulai pada 2016. Ketika itu, Ronaldo sedang mencari pasangan usai putus dengan Irina Shayk. Ronaldo terpana dengan pesona Georgina pada pandangan pertama.
Kini, hubungan Georgina Rodriguez dengan Ronaldo semakin romantis dan sudah merencanakan pernikahan. Dikutip dari Sportmob, berikut beberapa fakta unik tentang Georgina.
1. Ayah Georgina Seorang Kriminal
Latar belakang keluarga Georgina rupanya cukup tragis. Mereka hidup susah ketika berada di Argentina. Bahkan, ayah Georgina, Jorge Rodriguez, pernah terlibat dalam kasus kriminal besar di Argentina.
Pada 2003, Jorge Rodriguez diketahui menyelundupkan kokain. Jorge didakwa melakukan penyelundupan kokain dari Spanyol ke Prancis dengan nilai 100 ribu pounds. Dia mendapat hukuman 10 tahun penjara.
Jorge Rodriguez kemudian bebas pada 2008 usai mendapat remisi. Namun, Jorge kembali berurusan dengan masalah yang sama tidak lama setelah bebas. Jorge menyelundupkan gaji dari Maroko ke Spanyol dengan nilai 1 juta pounds. Dia bebas pada 2013.
Sementara itu, ibunda Georgina, Ana Maria Hernandez meninggal akibat kecelakaan mobil pada 2011.
2. Jatuh Cinta Padangan Pertama
Georgina bukan siapa-siapa saat pertama kali berjumpa Ronaldo. Saat itu, dia adalah pelayan toko biasa. Namun, pada pandangan pertama, Georgina langsung merasa jatuh cinta dengan kapten timnas Portugal tersebut.
"Pertemuan pertama kami di Gucci, tempat saya bekerja sebagai asisten penjualan," kenang Georgina.
"Beberapa hari kemudian, kami bertemu lagi di acara merek lain. Saat itulah kita bisa berbicara dalam suasana santai, di luar lingkungan kerja saya. Itu adalah cinta pada pandangan pertama untuk keduanya," kata Georgina.