Legenda Juventus Menyesal Tak Gabung MU

Pavel Nedved, ikon gelandang tengah Juventus bercerita mengenai penyesalannya tak pernah bermain untuk Manchester United.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 24 April 2020, 08:40 WIB
Legenda Juventus, Pavel Nedved (AFP/Filippo Monteforte)

Turin - Pavel Nedved, maestro lini tengah yang matang di Lazio dan bersinar bersama Juventus, mengungkapkan bahwa ia menyesal tak pernah berkesempatan membela Manchester United. Namun demikian, kesetiannya bersama Bianconeri tak perlu diragukan lagi.

Pavel Nedved kini menjabat sebagai Wakil Presiden Juventus. Namun, sebelum menekuni karir di posisi manejerial, Pavel Nedved pernah bermain untuk Juventus. Dia punya karir yang gemilang.

Pavel Nedved profesional Pavel Nedved dimulai saat bergabung dengan Dukla Praha pada 1991/1992. Hanya satu musim, dia kemudian pindah ke Sparta Praha pada 1992. Pavel Nedved bertahan hingga 1996.

Level lebih kompetitif di jajal Pavel Nedved saat pindah ke Lazio pada 1996. Pavel Nedved bermain untuk klub ibukota hingga 2001 sebelum memutuskan pindah ke Juventus. Pavel Nedved pensiun sebagai pemain profesional pada 2009.

Pavel Nedved adalah gambaran seorang gelandang serang ideal. Dia mampu memainkan segala peran dengan sama baiknya. Satu lagi, Pavel Nedved juga memiliki kekuatan yang sama pada kaki kanan dan kirinya.

Pavel Nedved memang lebih sering bermain di posisi kiri, baik untuk peran gelandang serang kiri maupun winger kiri. Namun, dia juga pernah memainkan peran sebagai playmaker dan penyerang lubang.

Gerakan Pavel Nedved dari lini kedua sulit diprediksi lawan. Dia punya akurasi umpan yang bagus. Kecepatan dan kelincahan yang menunjang aksi driblle. Namun, bukan itu yang menjadi senjata utama Pavel Nedved di Juventus. Pria yang lahir pada 30 Agustus 1972 tersebut dibekali tendangan yang keras dan presisi. Kemampuan itulah yang kemudian membuat Pavel Nedved mendapat julukan 'The Czech Cannon' atau Si Meriam Ceko.

 

 


Kejayaan bersama Lazio

Cover Skuat Lazio musim 1999-2000: Pavel Nedved dan Juan Sebastian Veron. (Bola.com/Dody Iryawan)

Lazio pernah menapaki era emas pada periode akhir 1990an hingga awal 2000-an. Lazio selalu bersaing di papan atas klasemen Serie A dan sekali meraih scudetto pada musim 1999/2000.

Saat itu, skuad Lazio mendapat julukan The Dream Team atau skuad impian. Pavel Nedved adalah salah satunya. Selain Pavel Nedved, ada juga nama Marcelo Salas, Juan Veron, Alessandro Nesta, Diego Simeone, dan Simone Inzaghi.

Lanjut Baca:

Pavel Nedved ikut membawa Lazio meraih scudetto pada musim 1999/2000. Selain itu, Pavel Nedved juga memberikan dua gelar Coppa Italia untuk Lazio. Pavel Nedved juga meraih UEFA Cup Winner bersama Lazio. Lazio mengalami krisis pasca era emas. Satu per satu para pemain Il Aquile memilih pindah klub. Pavel Nedved akhirnya dilego pada 2001 dan Juventus lah yang mendapatkan servis Pavel Nedved.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya