Jakarta - Delapan tahun lalu, Makan Konate hanyalah seorang perantau yang harap-harap cemas mengadu nasib di negeri orang. Jauh-jauh dari Mali, pemain kelahiran 10 November 1991 ini bermimpi untuk sukses berkarier di Indonesia.
Suatu sore di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, penampilan Makan Konate dalam sebuah latihan dengan rekan-rekannya sesama pemain Afrika memikat hati Mundari Karya. Ia membawa sang pemain ke PSPS Pekanbaru pada 2012.
Advertisement
Mundari Karya memang pelatih PSPS saat itu. Konate lalu bergabung dengannya pada 2013. Di lini tengah, dia berduet dengan Rohit Chand. Sayang, keduanya hanya bertahan selama setengah musim menyusul krisis finansial tim. Pada putaran kedua, Konate hengkang ke Barito Putera dan Rohit ke Persija Jakarta.
Bersama Djibril Coulibaly yang mengemas 21 gol pada musim tersebut, Konate membawa Barito Putera mengakhiri kompetisi di peringkat keenam. Selama setengah musim, dia membukukan 14 penampilan dan membuat enam gol.
Aksi impresif Konate bersama Barito Putera membuat Persib Bandung kepincut. Dia diangkut oleh tim berjulukan Pangeran Biru itu untuk Indonesia Super League (ISL) 2014.
"Saya pertama kali bermain di Indonesia bersama PSPS selama enam bulan. Lalu saya pindah ke Barito Putera selama enam bulan sebelum bergabung dengan Persib. Pada 2015, saya juga berhasil membawa Persib menjuarai Piala Presiden. Setelah itu, saya pindah ke T-Team (tim Malaysia) karena di kompetisi Indonesia sedang vakum," ujar Makan Konate pada medio November 2019.
Dari Juara hingga Dicampakkan
Musim pertama Makan Konate bersama Persib Bandung berlangsung indah. Dia tampil sungguh mengesankan sepanjang musim. Namanya tak henti-hentinya dieluk-elukan oleh Bobotoh.
Puncaknya adalah ketika Konate membantu Persib mengalahkan Persipura Jayapura pada partai final ISL 2014 dengan skor 5-3 melalui adu tendangan penalti setelah bermain imbang 2-2. Dia begitu larut dalam euforia sampai-sampai berjoget bersama dengan Walikota Bandung saat itu, Ridwan Kamil.
"Saya punya banyak memori dengan Persib. Saya tidak bisa melupakan Persib," imbuh pemain berusia 28 tahun tersebut.