Jakarta Penyakit penyerta yang kronis menambah resiko bagi pasien yang terinfeksi virus Corona Covid-19. Salah satu adalah diabetes, penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat di seluruh dunia.
Penyakit ini biasanya ditandai dengan kadar gula darah atau glukosa dalam tubuh yang meningkat.
Advertisement
Melansir dari Alo Dokter, Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik, dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa pengidap.
Kadar gula dalam tubuh dikendalikan oleh insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Dalam kasus pengidap diabetes, pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik, imbasnya kadar gula darah tidak dapat dikendalikan dengan baik.
Ada beberapa jenis diabetes, dan satu di antaranya adalah diabetes tipe 2, yang paling banyak diderita oleh kebanyakan orang yang memiliki penyakit diabetes.
Diabetes tipe 2 banyak diderita oleh orang dewasa dan lansia, namun kini banyak juga ditemukan pada usia remaja.
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, beberapa di antaranya adalah mengurangi konsumi gula dan menurunkan berat badan.
Bola.com telah merangkum dari Healthline, lima cara untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, Kamis (16/4/2020).
Mengurangi Konsumsi Gula dan Karbohidrat
1. Mengurangi Konsumsi Gula dan Karbohidrat
Mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung gula dan karbohidat dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes. Saat mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula, tubuh Anda akan memecahnya dalam molekul kecil dan diserap oleh aliran darah.
Peningkatan gula dalam darah yang disebabkan oleh beberapa sumber dapat merangsang pankreas untuk memproduksi insulin, suatu hormon yang membantu gula keluar dari aliran darah dan masuk ke sel-sel tubuh.
Seiring berjalan waktu, hal tersebut dapat menyebabkan kadar gula darah dan insulin yang makin tinggi, hingga kondisi tersebut akhirnya berubah menjadi diabetes tipe 2.
2. Berolahraga atau Melakukan Aktivitas Fisik