Liputan6.com, Makassar- Virus corona Covid-19 sudah menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali Makassar. Situasi ini membuat banyak kalangan di bumi Anging Mamiri saling bahu membahu melakukan berbagai aksi pencegahan dan penanganan virus yang awalnya berasal dari Wuhan itu.
Dua kelompok suporter PSM Makassar yang tergabung dalam SuperSoccer yaitu Red Gank dan The Macz Man juga ikut serta melakukan aksi sosial memerangi virus corona Covid-19.
Advertisement
Dalam dua minggu terakhir Red Gank, melalui sektor-sektornya di Makassar, membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat. "Fokus kami adalah pengendara motor dan orang-orang yang terpaksa harus bekerja di luar rumah seperti ojek online, sopir angkutan umum, hingga para pedagang," jelas Sekretaris Jenderal Red Gank, Sadakati Sukma, Jumat (10/4/2020).
Pria yang akrab disapa Sadat ini mengungkapkan, sebagian masker yang dibagikan tersebut dijahit sendiri oleh beberapa anggota Red Gank Nona. Lebih dari 1.200 masker telah diproduksi oleh Red Gank Nona yang dibiayai dari donasi para anggota.
Pembagian masker ini diharapkan dapat meringankan beban para pekerja di jalanan. Maklum tanpa membeli masker masih sulit dan harganya juga mahal.
Menurut Sadat, wabah corona ini harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat di Makassar dan Sulawesi Selatan untuk bersatu.Apalagi dampak yang diakibatkan oleh virus corona ini sungguh luarbiasa. Tidak hanya korban jiwa yang sudah berjatuhan, tapi juga perekonomian warga yang semakin sulit karena kegiatan ekonomi nyaris lumpuh.
"Dalam situasi yang serba sulit ini kami mengajak kita semua bersatu melawan virus Corona. Tidak hanya kelompok suporter PSM, tapi juga seluruh elemen masyarakat harus punya kepedulian agar wabah ini segera berlalu," tegasnya.
**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.
Disinfektan
Sebelum membagikan masker secara gratis, pada akhir Maret lalu Red Gank lebih dulu melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga maupun fasilitas umum. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan Red Gank di Makassar, tetapi juga di zona-zona luar Makassar seperti Sinjai, Kalimantan, maupun Jawa Timur.