Flashback: 7 Momen Manis Pebulu Tangkis Indonesia di 2018

Selain Kejuaraan Dunia dan rangkaian BWF World Tour, 2018 juga diwarnai dengan kiprah para pebulu tangkis Asia di Asian Games.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 11 April 2020, 11:35 WIB
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya S/Marcus F Gideon dan Fajar Alfian/M Rian Ardianto berswafoto bersama Menko PMK Puan Maharani usai Final Bulutangkis Asian Games 2018 di Istora GBK, Jakarta, Selasa (28/8). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta - Tahun genap sering dianggap sebagai tahun olahraga. Maklum setiap tahun genap memang digelar banyak event olahraga bergengsi di dunia.

Untuk 2020, di level internasional ada Piala Eropa, Olimpiade sampai PON pada level nasional. Sayang semua agenda tersebut berantakan akibat pandemi corona Covid-19.

Jika melihat ke belakang pada tahun genap terakhir sebelum 2020: 2018, memang begitu banyak event olahraga bergengsi. Untuk Indonesia sangat spesial. Karena negara ini dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Sementara dari cabang olahraga yang paling sering menghadirkan prestasi level dunia, bulu tangkis, juga memiliki capaian manis dan pahit sepanjang 2018.

Selain Kejuaraan Dunia serta rangkaian BWF World Tour, tahun itu juga diwarnai dengan kiprah para pebulu tangkis Asia di Asian Games 2018.

Indonesia menorehkan prestasi apik pada Asian Games 2018 yang digelar di negara sendiri. Tim Merah Putihmenggenggam dua medali emas, di nomor perorangan.

Berikut tujuh momen terbaik bulu tangkis Indonesia pada 2018.

Saksikan Video Pilihan Kami:


1. Kampiun Kejuaraan Asia Beregu

Tim Indonrsia yang baru saja berjuang di kancah Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018 diterima Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (12/2/2018). (PBSI)

Pasangan Rian Agung Saputro/Hendra Setiawan menjadi penentu perjuangan tim putra Indonesia di kancah Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018. Mereka membawa Indonesia juara setelah mengalahkan ganda China, Han Chengkai/Zhou Haodong, 21-14, 21-19, pada partai keempat babak final di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Minggu (11/2/2018).

Kemenangan Rian/Hendra memastikan Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-1. Tim putra Indonesia berhasil mempertahankan gelar Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu yang diraih pada dua tahun lalu, di Hyderabad, India.

Pada tiga pertandingan sebelumnya, Jonatan Christie dan pasangan Mohammad Ahsan/Angga Pratama berhasil menyumbangkan poin. Namun, China berhasil mempertipis memperpanjang napas setelah Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Qioa Bin.

Nasib Indonesia di final Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018 akhirnya dipastikan oleh Rian/Agung Saputro/Hendra Setiawan yang memenangi partai keempat.


2. Kevin / Marcus Pertahankan Gelar All England

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon saat berada dalam bus di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, (20/3/2018). Selain mempertahankan gelar juara, Kevin/Marcus berhasil menembus 100.000 poin pada peringkat BWF. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, menjadi juara All England 2018 setelah mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan skor 21-18, 21-17, Minggu (18/3/2018) atau Senin (19/3/2018) dini hari WIB.

Lanjut Baca:

Hasil tersebut menjadikan Kevin/Marcus berhak mengklaim trofi All England yang kedua sepanjang kariernya. Sebelumnya, mereka telah meraih gelar yang sama tahun 2017. Kevin/Marcus menjadi pasangan ganda putra pertama yang berhasil mempertahankan gelar All England sejak 1996. Catatan historis itu sebelumnya diukir oleh duet pebulutangkis Indonesia, Ricky Subagdja/Rexy Mainaky. Total tujuh gelar diraih Kevin/Marcus sepanjang 2017. Tahun ini, mereka telah mempertahankan dua gelar, yakni India Open dan All England.Trofi All England membuat Kevin/Marcus menjadi pasangan ganda putra pertama yang mampu mengumpulkan total 100.000 poin BWF.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya