Jakarta- Divisi Utama Liga Indonesia 2002 atau yang saat itu bertajuk Liga Bank Mandiri. Satu tim yang saat itu memiliki kekuatan tidak istimewa, Persita Tangerang secara mengejutkan mampu lolos ke final.
Sayang pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 7 Juli 2002, Persita kalah dari raksasa Wilayah Timur saat itu, Petrokimia Putra dengan skor 2-1.
Advertisement
Namun sepak terjang Persita yang saat itu ditukangi Benny Dollo sebagai pelatih sangat luar biasa. Di Wilayah Barat, Pendekar Cisadane-julukan Persita hanya finis keempat.
Ilham Jayakesuma dan kawan-kawan baru unjuk gigi pada babak delapan besar. Di Grup A, secara mengejutkan, Persita lolos ke semifinal sebagai juara grup.
Persita bahkan selalu menang meski lawannya bukan kacangan. Dari Petrokimia, Persipura Jayapura sampai Arema Malang.
Di semifinal, Persita kembali melewati adangan tim yang di atas kertas memiliki kekuatan di atas mereka. Adalah PSM Makassar yang dibungkam oleh gol Olinga Atangana dan Ilham Jaya Kesuma.
Sayang dewi fortuna enggan berpihak kepada Persita di final. Melawan Petrokimia, gol cepat Ilham Jaya Kesuma menit ke-1 bisa dibalas oleh gol Samuel Celbi (menit 73) dan Yao Eloi (perpanjangan waktu menit 93).
Meskipun hanya runner-up, sepak terjang Persita layak dapat acungan jempol. Terlebih dua tahun sebelumnya, tim ini baru saja promosi dari Divisi 1 Liga Indonesia.
Pencapain Persita pun tak bisa dibilang kebetulan. Pada musim selanjutnya mereka masih ada di jajaran papan atas menduduki peringkat lima musim 2003. Pada tahun yang sama mereka menduduki posisi tiga besar Kejuaraan klub ASEAN.
Kejayaan Persita perlahan hilang setelah Bendol hengkang. Tak ada satupun pelatih yang mampu menandingi kehebatannya hingga saat ini.
Ilham Jaya Kesuma Mengenang
Dihubungi oleh Bola.com, Kamis (3/4/2020), Ilham Jaya Kesuma yang saat itu menyabet penghargaan pemain terbaik dan juga pencetak gol terbanyak (26 gol) membeberkan kunci sukses Persita di tahun 2002.
Dia mengakui jika melihat komposisi pemain, sebenarnya Persita tidak istimewa. Namun berkat kekompakan, tim ini bisa melangkah jauh sampai ke final.