4 Alasan Mengapa MU Layak Boyong Bintang Muda Ligue 1 ke Old Trafford

Idealnya MU harus memiliki dua striker yang secara teratur dapat bersaing untuk mendapatkan tempat awal.Satu nama yang muncul adalah Victor Osimhen

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 02 April 2020, 21:30 WIB
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer bersama timnya, Daniel James, Phil Jones dan Aaron Wan-Bissaka meninggalkan lapangan setelah laga lanjutan Liga Inggris kontra Burnley di Old Trafford, Rabu (23/1/2020). MU tidak berdaya di kandang sendiri usai takluk 0-2 dari Burnley. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Saat jendela transfer Januari mendekati akhir, ada kekhawatiran menyebar di markas Manchester United (MU) tidak akan ada pemain baru yang datang ke Old Trafford. Tapi, pembelian Bruno Fernandes menenangkan beberapa ketakutan.

Sebelumnya, manajer MU Ole Gunnar Solskjaer sudah berteriak ingin menambah kreativitas di paruh pertama musim. Pasalnya, setelah Marcus Rashford cedera, banyak tekanan diberikan pada Mason Greenwood, Daniel James, apalagi Anthony Martial yang tampil tidak konsisten.

Untuk pertama kalinya dalam kariernya, pemain Prancis itu hanya digunakan sebagai penyerang tengah. Martial sendiri sudah mencetak 11 gol dalam 23 penampilan.

Sayangnya, tidak ada banyak alternatif di posisi tersebut. Itulah sebabnya, banyak fans tidak percaya saat MU mendatangkan Odion Ighalo.

Kehilangan kesempatan pertamanya pada laga melawan Chelsea, pemain MU pinjaman dari klub Tiongkok, Shanghai Shenhua itu, dengan cepat menunjukkan mengapa Solskjaer senang memilikinya. Ia mencetak gol melawan Club Brugge dan LASK di Liga Eropa, serta mengantongi penjepit melawan Derby County di Piala EFL.


Pemain Muda

Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cardiff pada laga Premier League di Stadion Cardiff City, Wales, Sabtu (22/12). Cardiff kalah 1-5 dari MU. (AFP/Geoff Caddick)

Empat gol dalam delapan penampilan memunculkan saran bahwa pemain berusia 30 tahun itu bisa bertahan lebih lama. Tetapi Ighalo bukanlah jawaban jangka panjang.

Idealnya MU harus memiliki dua striker yang secara teratur dapat bersaing untuk mendapatkan tempat awal. Dan, dalam proyek yang sedang dibangun manajer asal Norwegia itu, pemain incarannya harus lebih muda.

Martial masih berusia 24 tahun, tetapi sudah memiliki pengalaman lima tahun atau lebih sepakbola profesional. Itu berarti pemain tengah yang lebih muda bisa dibutuhkan sebagai cadangan.

Mason Greenwood akan cocok dengan peran itu, tetapi karena tradisi sepakbola menginginkan striker yang berbakat secara teknis, beberapa tahun ke depan pemain sayap akan melakukan keajaiban untuk perkembangannya. Karenanya, pembicaraan tentang MU yang tertarik dengan striker terus berputar-putar.


Cepat dan Kuat

2. Victor Osimhen (Lille) - Osimhen sedang menarik perhatian dengan performanya bersama klub asal Prancis tersebut musim ini. Sejauh ini, ia sudah mengantongi total sembilan gol dari 17 penampilannya di ajang Ligue 1. (AFP/Jose Jordan)

Salah satu nama yang muncul di media Eropa adalah nama Victor Osimhen, yang saat ini bermain untuk Lille. Ia dibeli dari Charleroi dengan harga 11 juta pounds di musim panas lalu.

Lanjut Baca:

Sementara rekan senegaranya Ighalo beradaptasi dengan cepat dengan lingkungan barunya, Osimhen tidak mencapai tingkat efisiensi Erling Haaland, ia masih menjadi pencetak gol reguler, dengan membuat 18 gol dalam 38 penampilan. Tinggi, cepat dan kuat untuk usianya, pemain berusia 21 tahun ini memiliki semua atribut fisik untuk Liga Premier. Tapi ketika Anda melihat gol yang dia cetak musim ini, itu bukan yang menonjol.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya