Kabar Baik, Bantuan Masker dan Rapid Test 2,3 Ton Tiba di Papua

Alat kesehatan yang dibawa hari ini terdiri dari 126 koli masker dan 6 koli alat rapid test.

oleh Katharina Janur diperbarui 30 Mar 2020, 21:44 WIB
2,3 ton akat kesehatan untuk penanganan corona covid-19 di Papua tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. (Liputan6.com/Lanud Silas Papare/Katharina Janur)

Liputan6.com, Jayapura - Sebanyak 2,3 ton Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura pada Senin (30/3/2020). Alat kesehatan ini dibawa oleh pesawat militer Hercules-TNI AU.

Dalam perjalanannya, pesawat juga membawa sampel swab pasien dalam pengawasan (PDP) dari Timika dan Merauke. Untuk selanjutnya, sampel swab dilakukan tes di Laboratorium Litbangkes Papua di Jayapura, guna diketahui sample tersebut positif atau negatif covid-19.

Komandan Lanud Silas Papare di Sentani Jayapura, Marsma TNI Tri Budi Santoso menyebutkan alat kesehatan yang dibawa pesawat Hercules merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan.

“Ini bantuan kedua alat kesehatan yang kedua yang tiba di Jayapura melalui Base Ops Lanud Silas Papare. Sebelumnya Hercules membawa 6 koli APD bagi tenaga medis,” ujarnya, Senin (30/3/2020).

Alat kesehatan yang dibawa hari ini terdiri dari 126 koli masker dan 6 koli alat rapid test.

Danlanud menyebutkan misi pengiriman barang adalah bagian dari membantu pemerintah Provinsi Papua untuk mencegah pandemi corona covid-19 tak meluas di tanah Papua.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, dokter Silwanus Sumule menyebutkan sebelumnya ada 1.950 sheet APD yang telah tiba lebih dulu di Papua. Bantuan APD membuat tim medis dapat bekerja lebih maksimal dan lebih tenang dalam perawatan pasien corona covid-19.

"Bantuan APD akan disebar ke sejumlah rumah sakit rujukan covid-19 di Papua. Ini membuat kami lebih maksimal dalam bekerja. Ada energi baru dari tim medis dengan datangnya APD ini," katanya. 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

Simak video lengkap berikut ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya