Andik Vermansah, Messi dari Asia yang Berlabuh di Bhayangkara FC

Andik Vermansah kini mencoba bersaing di kancah sepak bola Indonesia dengan bergabung bersama Bhayangkara FC.

oleh Zulfirdaus HarahapDiterbitkan 29 Maret 2020, 17:25 WIB
Andik Vermansah (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta- Nama Andik Vermansah pastinya tidak asing di kancah sepak bola Indonesia. Berkat kelincahan dan kecepatannya, pemain asal Jember itu pernah dijuluki Messi dari Asia.

Kejadian bermula ketika Andik Vermansah memperkuat Persebaya Surabaya rentang 2008-2013. Andik ketika itu berhasil menghipnotis dengan kemampuannya menggiring si kulit bundar dengan postur tubuh kecil dan mampu melewati begitu banyak adangan pemain lawan.

Andik memiliki kemampuan mengolah bola mirip dengan bintang Barcelona. Wajar bila oleh media saat itu Andik dijuluki Messi dari Asia.

Julukan tersebut mencuri perhatian FIFA. Andik ketika itu coba dibandingkan dengan Messi yang sama-sama memiliki tubuh kecil. Namun, Andik mengaku belum layak disandingkan dengan pemain berjulukan La Pulga itu.

"Saya tidak tahu bagaimana nama panggilan itu muncul. Akan tetapi, jujur ini menempatkan saya pada banyak tekanan. Messi adalah pemain hebat, dan saya harus lebih bekerja keras," kata Andik kepada FIFA.com ketika menjalani trial bersama klub Jepang, Ventforet Kofu.

Bahkan, pada 2011 Andik sempat membuat David Beckham frustrasi dalam laga persahabatan antara Indonesia All Star melawan LA Galaxy dan memberinya pelanggaran keras. Setelah laga berakhir, Beckham memanggil dan mengajak Andik bertukar jersey karena kagum dengan penampilannya.

"Alhamdulillah, setelah pertemuan itu, saya menjadi makin populer dan tentu saja kata-kata Beckham sangat mendorong kepercayaan diri saya,” kata pemain Timnas Indonesua U-23 itu.

Sejak saat itu, nama Andik Vermansah makin tenar di kancah sepak bola Indonesia. Bahkan, itu menjadi awal mula karier Andik di sepak bola internasional.


Bersinar di Malaysia

Penampilan ciamik Andik Vermansah bersama Selangor FA di musim 2015 membuat suporter The Red Giants menyerukan agar manajemen manajemen klub menggaet pemain Indonesia lainnya. (Facebook)

Musim 2013 bisa dibilang menjadi awal dari kiprah Andik Vermansah di internasional. Penampilan apik Andik di Persebaya ketika itu sempat membuat klub Amerika, Jepang, dan Malaysia kepicut.

Andik bahkan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti trial di Amerika Serikat bersama DC United. Bahkan, klub Major League Soccer yang ketika itu dimiliki Erick Thohir sudah berniat untuk meminang Andik.

Akan tetapi, Andik tak ingin hanya dijadikan alat bisnis dari sisi marketing klub. Andik pun memilih untuk tak menerima pinangan dari DC United.

Lanjut Baca:

"Di Amerika saya sudah deal harga. Akan tetapi, saya bilang ke mereka kalau memang saya layak saya mau, kalau memang saya enggak layak jangan dipaksakan. Hingga akhirnya, pelatih DC United ngomong terus terang ke media sana, kalau saya memang punya bakat tetapi enggak langsung masuk tim utama harus melalui tahap tim B," kata Andik dalam wawancara dengan Goal Indonesia. Setelah DC United, Andik juga mendapatkan kesempatan berlatih dengan klub Jepang, Ventforet Kofu. Namun, Andik lagi-lagi enggan bergabung dengan klub karena dasar kepentingan, bukan karena kemampuannya di lapangan. "Akhirnya saya negosiasi dengan klub Jepang, dan sama ada jalur kepentingan bisnis juga untuk merekrut saya. Namun, di saya tetap enggak mau kalau cuma buat bisnis," tegas Andik ketika itu. Setelah gagal bergabung dengan klub Jepang, Andik kemudian dibidik klub Malaysia, Terengganu FA. Namun, Andik belum berani menandatangani kontrak meskipun sudah sepakat masalah harga. Kemudian, Selangor FA datang dengan minat untuk meminang Andik. Tanpa pikir panjang, Andik menerima pinangan Selangor FA. "Akhirnya saya deal sama Selangor karena saya lihat di Selangor banyak mantan pemain Indonesia yang pernah bermain, seperti Pak Ristomoyo, Bambang Pamungkas, Elie Aiboy, jadi mungkin untuk ke sananya lebih mudah," ujar Andik. "Waktu itu juga saya ditawarkan kontrak dua tahun, tapi saya enggak mau dan ingin satu tahun dulu. Alhamdulillah dalam perjalanannya semua pendukung Selangor sayang sama saya," ucap Andik. Keputusan bergabung dengan Selangor FA cukup tepat. Andik ketika itu bersinar bersama klub berjulukan Gergasi Merah dan mencatatkan 67 penampilan dan 11 gol. Andik juga berhasil mempersembahkan gelar Piala Malaysia 2015 untuk Selangor.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya