Cerita Menarik 4 Ganda Campuran Indonesia kala Kuasai All England

Sebanyak empat ganda campuran Indonesia sudah menjuarai All England. Setiap pasangan memiliki cerita masing-masing.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 17 Maret 2020, 06:00 WIB
Pasangan Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melakukan selebrasi usai meraih juara All England 2020 dengan mengalahkan wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di Birmingham Arena, Minggu (15/3/2020). (AP/Rui Vieira)

Jakarta - All England adalah turnamen bulu tangkis palng bergengsi di dunia. Berstatus ajang tertua, torehan gelar turnamen BWF World Tour Super 1000 ini merupakan idaman para atlet.

Terbaru, ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara All England 2020 setelah mengalahkan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, melalui pertandingan tiga gim di laga final.

Pada saat yang sama, ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, harus mengubur keinginan untuk mengulang sukses di turnamen yang sama pada 2017 dan 2018. Keduanya kalah di laga final dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Keberhasilan meraih gelar juara All England tentu menjadi kebanggaan bagi Praveen/Melati. Apalagi bagi Praveen, ini merupakan gelar juara All England kedua dalam kariernya. Gelar pertama diraihnya bersama Debby Santoso pada All England 2016.

Tidak banyak ganda campuran Indonesia yang berhasil meraih gelar juara di All England. Bola.com menelusuri ada empat ganda campuran Indonesia yang berhasil menorehkan prestasi di turnamen bulu tangkis tertua yang digelar sejak 1899 ini. Keempatnya memiliki ceritanya masing-masing.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini


Perdana oleh Christian Hadinata/Imelda Wiguna

Christian Hadinata yakin proses Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis bisa melahirkan calon bintang masa depan Indonesia. (bola.com/Reza Bachtiar)

Ganda campuran Indonesia yang pertama kali menjadi juara di All England adalah Christian Hadinata/Imelda Wiguna. Gelar juara ini diraih oleh pasangan Indonesia itu pada 1979.

Namun, bagi Christian Hadinata saat itu, gelar juara All England tersebut merupakan yang ketiga baginya. Sebelumnya, ia sudah pernah mendapatkannya dua kali di sektor ganda putra bersama Ade Chandra pada 1972 dan 1973.

Begitu pula Imelda Wiguna. Gelar juara All England 1979 di sektor ganda campuran itu bukan satu-satunya yang diraih oleh atlet putri Indonesia itu. Pasalnya, pada tahun yang sama, Imelda juga turun di sektor ganda putri dan berhasil menjadi juara All England 1979 bersama Verawaty.

Dalam partai final ganda campuran All England 1979, Christian Hadinata/Imelda Wiguna berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pasangan tuan rumah, Nora Perry/Mike Tredgett, dengan dua gim langsung 15-1 dan 18-17, di mana saat itu penghitungan skor badminton masih sampai 15 poin.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya