FOTO: Virus Corona Mengganas, Warga di Italia Berdiri Berjauhan Saat Mengantre

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 12 Maret 2020, 09:38 WIB
Warga di Italia Berdiri Berjauhan Saat Mengantre
Ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona terjadi di antara para pembeli.
Orang-orang menjaga jarak saat antre memasuki kantor pos di Roma, 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down atau karantina yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak, bahkan ketika beribadah. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Orang-orang menjaga jarak saat antre memasuki supermarket di Messina, Sisilia pada 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak, bahkan ketika beribadah (Giovanni ISOLINO/AFP)
Orang-orang menjaga jarak saat antre untuk berbelanja di sebuah supermarket di Milan pada 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down atau karantina yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak. (MIGUEL MEDINA/AFP)
Orang-orang menjaga jarak saat antre memasuki kantor pos di Roma, 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down atau karantina yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak, bahkan ketika beribadah. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Orang-orang menjaga jarak saat antre memasuki supermarket di Messina, Sisilia pada 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak, bahkan ketika beribadah (Giovanni ISOLINO/AFP)
Orang-orang menjaga jarak saat antre untuk berbelanja di sebuah supermarket di Milan pada 10 Maret 2020. Wabah Virus Corona COVID-19 memaksa Italia memberlakukan Lock Down atau karantina yang mencakup tidak adanya pertemuan di ruang publik, hingga anjuran agar menjaga jarak. (MIGUEL MEDINA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya