Pasien Corona yang Meninggal Dunia Punya Penyakit Diabetes

Yurianto tak menjelaskan negara asal WNA tersebut. Menurut dia, pemerintah sudah berkoordinasi dengan KBRI asal negara pasien kasus 25.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 11 Maret 2020, 13:59 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto memberikan keterangan di Kantor Staf Presiden, Komplek Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2020). Keterangan terkait isu virus corona serta mengantisipasi informasi hoaks tentang virus tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Pasien positif virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia memiliki beberapa penyakit bawaan sebelum terinfeksi virus asal Wuhan, China itu. Saat masuk ke rumah sakit, pasien kasus 25 sudah dalam keadaan sakit berat.

"Karena memang ada faktor penyakit yang mendahuluinya. Diantaranya diabetes, hipertensi, kemudian hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Pasien adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) perempuan dan berusia 53 tahun. Pasien masuk kategori imported case atau terinfeksi virus corona usai berpergian dari luar negeri.

Yurianto tak menjelaskan negara asal WNA tersebut. Menurut dia, pemerintah sudah berkoordinasi dengan KBRI asal negara pasien kasus 25.

"Sekarang sedang dalam proses untuk mengirimkan kembali jenazahnya ke negaranya. Dan selama perawatan didampingi oleh suaminya," jelas dia. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Kondisi Membaik

Sementara 26 pasien positif corona lainnya, kata Yurianto, saat ini dalam keadaan membaik. Bahkan, pasien 06 dan 14 sudah dinyatakan negatif sembuh atau negatif corona.

"Pasien 06 dan 14 ini sudah dua kali diperiksa negatif. Artinya sedang mengedukasi untuk persiapan pulang dengan menggunakan self isolated," tutur Yurianto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya