BIJB Tegaskan Kertajati Siap Jadi Embarkasi Haji

Direktur Eksekutif ISG, Azmi Murad sempat menanyakan kesiapan Bandara Kertajati dalam memproses jemaah umrah dan haji.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 29 Februari 2020, 04:31 WIB
Pemprov Jabar bersama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Turki, kembali melakukan pertemuan, kali ini dengan Otoritas Istanbul Sabiha Gokcen (ISG) Internasional Airport, Jumat (28/2/2020). (Foto: Putu Merta Surya Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Melanjutkan misi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pemprov Jawa Barat (Jabar) bersama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (PT BIJB) di Turki kembali melakukan pertemuan. Kali ini dengan Otoritas Istanbul Sabiha Gokcen (ISG) Internasional Airport, Jumat (28/2/2020).

Dalam satu kesempatan, Direktur Eksekutif ISG, Azmi Murad sempat menanyakan kesiapan Bandara Kertajati dalam memproses jemaah umrah dan haji.

Pria yang berasal dari Malaysia ini sempat membandingkan dengan kemudahan yang terjadi di negeri jiran tersebut.

"Di Malaysia itu ada kemudahan. Kertajati sudah melakukannya," tanya Azmi di kantor ISG, Istanbul, Turki, Jumat (28/2/2020).

Terkait hal ini, Dirut PT BJIB Salahudin Rafi, mengatakan bahwa Bandara Kertajati sudah siap tahun ini.

Dia menjelaskan, saat keberangkatan, proses imigrasi sudah dilakukan. Sehingga, saat tiba di Kertajati, akan dilakukan pengecekan boarding pass dan pasport jemaah. Selanjutnya langsung menuju pesawat.

Dan itu juga saat balik. Sehingga semua jamaah diberi kemudahan.

"Haji tahun ini sudah siap. Akan langsung," jelas Rafi.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Misi Sama

Sementara itu, perwakilan Pemprov, Kepala Biro BUMD dan Investasi Jabar Noneng Komara, menuturkan, di hari kedua ini, sebenarnya misi yang di bawa sama. Belajar dan bekerja sama.

"Tadi kan dia sudah menyampaikan. Apa yang bisa kami bantu, kami bantu. Kan seperti itu ya," tutur Noneng.

Dia pun menuturkan, banyak yang bisa diambil. Apalagi pihak ISG banyak memberikan masukan.

"Tapi dia ngasih masukan yang membangun ya," pungkasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya