Jakarta - Persiraja Banda Aceh membuat kejutan usai merebut tiket promosi Liga 1 2020. Mereka akan coba menggunakan kebanggaan atas capaian tersebut dalam menghadapi tantangan besar di depan mata.
Finis di peringkat ketiga Liga 2 2019, Persiraja tampil di kasta tertinggi Indonesia untuk kali pertama sejak 2014.
Advertisement
Kebanggaan tentu dirasakan oleh klub yang bermarkas di Stadion Harapan Bangsa itu. Apalagi klub berjulukan Laskar Rencong itu menjadi satu-satunya klub yang berasal dari Pulau Sumatra.
Tekanan itulah yang membuat Persiraja wajib mampu mempertahankan konsistensi selama satu musim. Presiden klub, Nazaruddin Dek Gam, tak tanggung-tanggung memasang target untuk musim ini.
Dek Gam tak ingin Persiraja sekadar menumpang lewat di Liga 1 2020. Hal itulah yang membuat Dek Gam akan menyediakan segala kebutuhan klub untuk bisa bersaing dengan klub-klub lainnya.
"Tentu saja, saya sebagai Presiden Persiraja yang juga orang Aceh ingin Persiraja bisa bersaing. Saya harap Persiraja ini bukan hanya numpang lewat di Liga 1," kata Dek Gam beberapa waktu lalu.
"Kami akan berbenah karena tampil di Liga 1 ini bukan sekadar persiapan tim. Namun, harus mempersiapkan infrastruktur dan lainnya," tegas pria yang juga anggota DPR RI itu.
Persiraja musim ini mempertahankan 80 persen pemain yang tampil di Liga 2 2019. Selain itu, kursi kepelatihan masih diduduki oleh Hendri Susilo.
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini
Profil Pemain Bintang: Vanderlei Francisco
Persiraja diyakini akan banyak bergantung pada sosok Vanderlei Francisco. Pemain asal Brasil itu diharapkan bisa membuat lini depan Laskar Rencong tajam.
Musim ini menjadi edisi kedua Vanderlei Francisco berkarier di Indonesia. Tahun lalu, pemain berusia 32 tahun itu bergabung dengan Semen Padang dan sukses mencetak 8 gol dari 16 laga.
Artinya, Vanderlei Francisco bukanlah pemain sembarang. Menarik untuk menantikan kelanjutkan kariernya bersama Persiraja musim ini.
Profil Pelatih: Hendri Susilo
Keberhasilan Persiraja promosi ke Liga 1 2020 tak bisa dipisahkan dari peran Hendri Susilo. Pelatih asal Sumatra Barat itu hanya membutuhkan 1 musim untuk membantu Persiraja naik kasta.