Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak boneka pembawa sial dalam sejarah sinema Hollywood. Dari Chucky yang hobi membantai korban hingga Annabelle yang kerasukan roh jahat. Brahms: The Boy 2 menampilkan boneka bernama Brahms.
Brahms: The Boy 2 bergerak dengan premis klise tentang keluarga yang mengalami masa lalu pahit lalu memulai hidup baru dengan berpindah rumah.
Advertisement
Seperti horor generik umumnya, Brahms: The Boys 2 tak butuh banyak tokoh untuk menggerakkan cerita. Ini melahirkan dua kemungkinan. Pertama, Brahms: The Boy 2 membosankan karena kisahnya di situ-situ saja. Atau kedua, ia menjadi kisah yang intens. Yang mana hasilnya?
Boneka yang Terkubur
Pasutri Liza (Katie) dan Sean (Owain) memiliki seorang anak laki-laki, Jude (Christopher). Suatu hari rumah mereka kerampokan. Insiden ini menyisakan trauma mendalam bagi Liza maupun Jude yang masih bocah. Keluarga ini lantas meninggalkan kota dan memilih hunian di kawasan pinggir.
Sebuah rumah klasik dengan halaman belakang luas menandai episode baru kehidupan mereka. Suatu hari, Jude menemukan boneka yang terkubur di kebun. Jude menamainya Brahms. Jude yang semula tak mau bicara sama sekali beberapa kali mengobrol dengan Brahms. Melihat momen ini, Liza terjebak dalam dua perasaan.
Pertama, senang karena Jude bersuara lagi. Kedua, khawatir karena ada yang aneh dengan Brahms. Pernah, Liza mendengar suara langkah kaki anak-anak di kamar Jude. Padahal, Jude tidak di kamar.
Mulanya, Liza mereduksi khawatir dengan berkonsultasi kepada psikiater Dr. Lawrance (Anjali). Belakangan Liza meriset dan mendapati sejumlah fakta mengerikan soal Brahms.
Performa Katie Holmes
Yang tak bisa dicuri dari Brahms: The Boy 2, akting Katie Holmes. Penuh penjiwaan, dengan mudah kita melihat beban berat menggelayuti air mukanya. Pertikaian dengan Sean di dapur membuatnya tegang sekaligus kecewa. Lalu wajahnya seketika berbinar (untuk sejenak) saat mendengar suara putranya mengobrol dengan seseorang di kamar.
Permainan emosi yang melelahkan dieksekusi dengan apik oleh Katie. Performanya paling menonjol jika dibandingkan dengan para pemain lain. Hal lain yang bikin syok, saat Jude kedatangan dua sepupu lalu bermain di kebun belakang.