Mahfud Md soal Surat Veronica Koman: Kalau Ada, Sampah Sajalah Itu

Veronica sebelumnya mengklaim telah menyerahkan dokumen yang memuat nama dan tahanan politik di Papua kepada Presiden Jokowi.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 11 Feb 2020, 19:18 WIB
Mahfud MD (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md menyebut pemerintah tidak pernah secara resmi menerima dokumen dari tim pengacara Veronica Koman. Veronica sebelumnya mengklaim telah menyerahkan dokumen yang memuat nama dan tahanan politik di Papua kepada Presiden Jokowi.

Dokumen tersebut diserahkan kepada Jokowi saat mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan kunjungan kerja ke Canberra, Australia, Senin 10 Februari 2020.

Mahfud yang ikut dalam kunjungan ke Canberra mengakui bahwa memang banyak orang yang berebut salam, memberikan amplop dan surat kepada Jokowi. Namun, dia menyebut tidak ada dokumen dari Veronica Koman yang diterima secara resmi oleh pemerintah.

"Jadi tidak ada urusan Koman itu karena surat yang dibawa banyak," ucap Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Menurut dia, bisa saja dokumen itu belum dibuka atau hanya klaim sepihak saja dari Veronica Koman. Kalaupun memang ada, Mahfud menganggap dokumen itu tidak penting.

"Belum dibuka kali suratnya. Suratnya kan orang banyak. Rakyat biasa juga ngirim surat ke Presiden. Kalau memang ada sampah sajalah itu," kata dia.

Sebagai informasi, Veronica menyatakan telah menyerahkan dokumen kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui tim di Canberra. Dokumen itu disebut emuat nama dan lokasi puluhan tapol Papua.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya