Penyebab dan Cara Mengobati Jantung Bengkak, Perhatikan Gaya Hidup

Penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.

oleh Liputan6.comDiperbarui 14 Oktober 2021, 21:57 WIB
Ilustrasi penyakit jantung. (via: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya harus benar-benar diperhatikan. Pasalnya, jantung bengkak atau kardiomegali adalah salah satu jenis penyakit jantung kronis.

Kebanyakan penyebabnya berasal dari gangguan fungsi jantung lainnya. Bahkan, bisa dibilang kardiomegali atau jantung bengkak merupakan komplikasi dari penyakit jantung.

Jantung bengkak atau kardiomegali bukanlah suatu penyakit, kondisi tersebut justru adalah tanda dari kondisi klinis atau penyakit tertentu. Meski dapat membaik seiring berjalannya waktu, kebanyakan orang yang menderita jantung bengkak membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menyembuhkannya.

Penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, untuk mencegahnya, kamu bisa menghindari berbagai faktor risiko jantung bengkak ini. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi kesehatan jantungmu secara berkala ke dokter.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (8/2/2020), penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya.


Penyebab Jantung Bengkak

Dalam mengenali penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya, kamu bisa memeriksakan diri ke rumah sakit dan meminta saran dari dokter untuk pengobatannya.

Berikut beberapa penyebab jantung bengkak yang perlu kamu ketahui:

- Penyakit jantung bawaan

- Tekanan darah tinggi

- Kelainan otot jantung

- Anemia

- Penyakit jantung koroner

- Gangguan pada katup jantung

- Detak jantung yang tidak normal

- Kehamilan

- Jarang berolahraga

- Obesitas.

Memeriksakan diri ke dokter menjadi sangat penting dalam mengenali penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya. Apalagi penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya ini harus didiagnosis dengan tepat terlebih dahulu.

Nantinya penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya akan sejalan. Tergantung penyebab jantung bengkak yang kamu alami, nantinya cara mengobatinya secara medis akan sejalan dengan penyebabnya.

Setelah diagnosis ditentukan, pengobatan untuk kondisi ini bisa meliputi pemberian obat-obatan dan prosedur operasi.

Dalam mengenali penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya, menerapkan pola hidup sehat merupakan upaya utama agar terhindar dari kondisi ini dan masalah terkait jantung lainnya. Kamu bisa menerapkan pola makan sehat dengan menu bergizi, berhenti merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obat terlarang, serta rajin berolahraga.

Lanjut Baca:

Mengetahui berbagai gejalanya merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam mengenali penyebab jantung bengkak dan cara mengobatinya. Pasalnya, kondisi jantung bengkak akan lebih mudah ditangani ketika terdeteksi sejak dini. Berikut tanda dan gejala yang sering ditemui pada sebagian penderita jantung bengkak: - Sesak napas (terutama saat beraktivitas atau ketika berbaring datar). - Aritmia atau gangguan irama jantung. - Tungkai dan kaki membengkak. - Berat badan bertambah karena pembengkakan. - Kelelahan. - Terkadang terjadi nyeri dada. - Palpitasi atau jantung berdebar-debar. Gejala jantung bengkak yang timbul pada setiap orang bisa berbeda-beda. Ada beberapa orang yang hampir tidak merasakan gejalanya sama sekali. Ada pula yang hanya merasakan gejala ringan selama beberapa tahun. Namun umumnya, ketika pembengkakan jantung semakin parah, akan menyebabkan sesak napas yang kian memburuk. Kamu dianjurkan untuk segera ke dokter ketika merasakan gejala jantung bengkak. Terlebih jika terjadi gejala sesak napas parah, nyeri dada, pingsan, serta ketidaknyamanan pada lengan, punggung, leher, rahang, atau perut. Kamu harus segera mendapat penanganan medis karena kondisi tersebut bisa menjadi tanda-tanda serangan jantung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya