Liputan6.com, Kudus: Polisi tidak selalu identik dengan tugas-tugas pengamanan. Aipda Bondan Heri Tunggal, misalnya. Selain melaksanakan tugas rutinnya sebagai abdi negara, anggota Polres Kudus itu juga gemar membagikan ilmu mendalangnya kepada anak-anak secara gratis.
Bagi Bondan, wayang dan mendalang sudah mendarah daging. Karena itu, hobi itu tetap dilakoninya di tengah kesibukannya sebagai polisi. Termasuk mengajari anak-anak mendalang di Asrama Polres Kudus.
“Agar mereka tahu dan lebih mengenal banyak tentang wayang kulit,” kata Bondan.
Selama masa liburan sekolah ini pun, Bondan mengajak anak-anak asrama mengenal tokoh cerita wayang yang populer dan mudah dimengerti anak-anak. Tak hanya anak laki-laki, banyak juga anak perempuan yang menyukai wayang.
“Kami mengetahui banyak hal, ada tokoh baik dan jahat dalam wayang yang karakternya cerminan kehidupan sehari-hari,” kata Erna Yuniar.
Selain mengenalkan tokoh-tokoh wayang kepada anak-anak, Bondan juga memainkan lakon cerita seperti perang. Agar menarik perhatian anak-anak, Bondan selalu menyisipkan guyonan-guyonan di sela-sela pemaparan cerita.(SHA)
Bagi Bondan, wayang dan mendalang sudah mendarah daging. Karena itu, hobi itu tetap dilakoninya di tengah kesibukannya sebagai polisi. Termasuk mengajari anak-anak mendalang di Asrama Polres Kudus.
“Agar mereka tahu dan lebih mengenal banyak tentang wayang kulit,” kata Bondan.
Selama masa liburan sekolah ini pun, Bondan mengajak anak-anak asrama mengenal tokoh cerita wayang yang populer dan mudah dimengerti anak-anak. Tak hanya anak laki-laki, banyak juga anak perempuan yang menyukai wayang.
“Kami mengetahui banyak hal, ada tokoh baik dan jahat dalam wayang yang karakternya cerminan kehidupan sehari-hari,” kata Erna Yuniar.
Selain mengenalkan tokoh-tokoh wayang kepada anak-anak, Bondan juga memainkan lakon cerita seperti perang. Agar menarik perhatian anak-anak, Bondan selalu menyisipkan guyonan-guyonan di sela-sela pemaparan cerita.(SHA)