FOTO: Virus Corona Mewabah, Kota Markas Alibaba Sepi Aktivitas

Hangzhou yang menjadi maskas Alibaba memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 05 Feb 2020, 14:15 WIB
Virus Corona Mewabah, Kota Markas Alibaba Sepi Aktivitas
Hangzhou yang menjadi maskas Alibaba memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona.
Pria bermasker menyeberangi jalanan yang sepi dekat kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Pria bermasker berdiri dekat supermarket Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Seorang wanita berlari di depan kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Seorang wanita bermasker mengendarai sepeda di depan kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Kondisi lalu lintas dekat kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Pengendara sepeda motor terlihat di jalanan yang sepi dekat kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)
Kondisi lalu lintas yang sepi dekat kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, Rabu (5/2/2020). Pemerintah Hangzhou memberlakukan pembatasan pergerakan bagi warganya menyusul mewabahnya virus corona. (NOEL CELIS/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya