Fuad Bawazier Ketua Umum KAHMI

Menteri Keuangan di era Presiden Soeharto ini mengantongi 169 suara dari 209 pemilih. Fuad Bawazier berjanji membawa KAHMI sebagai organisasi yang kritis terhadap pemerintah.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 September 2002, 07:12 WIB
Liputan6.com, Yogyakarta: Di tengah hujan kritik, pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia di Yogyakarta akhirnya selesai juga, Selasa (17/9). Mantan Presedium KAHMI Fuad Bawazier terpilih sebagai ketua umum untuk periode 2002-2006. Ia terpilih dengan suara mutlak sekaligus menyisihkan 12 calon lain.

Menteri Keuangan di era Presiden Soeharto ini mengantongi 169 suara dari 209 pemilih. Saingan terdekatnya, Achmad Rubai dari Majelis Wilayah Jawa Timur, hanya meraih 17 suara. Sedangkan mantan pengurus Partai Amanat Nasional Tamsil Linrung cuma mengantongi satu suara.

Kepada wartawan, Fuad mengatakan, pemilihan Ketua Umum KAHMI kali ini adalah yang paling demokratis. Dengan demikian, kepengurusan KAHMI periode sebelumnya resmi dibubarkan. Untuk itu, kata dia, tak ada satu pihak pun yang berhak melakukan kegiatan atas nama KAHMI, kecuali di bawah kepengurusannya.

Pelaksanaan dan hasil Munaslub KAHMI dipertanyakan berbagai kalangan. Sebab, sejumlah pengurus KAHMI tak datang ke acara tersebut. Bahkan, sebagian di antara mereka tak mau mengakui hasil Munaslub [baca: Munaslub KAHMI di Yogyakarta Memanas]. Menanggapi hal ini, Fuad berjanji akan mengusahakan islah dengan kubu yang tak setuju Munaslub.

Munaslub KAHMI kali ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk pemerintah. Organisasi ini akan mendesak pemerintah segera melepaskan diri dari Dana Moneter Internasional. Fuad juga akan membawa KAHMI sebagai organisasi yang selalu kritis terhadap pemerintah.(ULF/Wiwik Susilo dan Mardianto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya