Milan - Beppe Marotta, petinggi Inter Milan membeberkan pergerakan transfer pada Januari 2020 ini. Termasuk di antaranya adalah kegagalan pertukaran pemain dengan Roma, wacana merekrut Christian Eriksen, Olivier Giroud, hingga Victor Moses.
Sepekan belakangan menjadi periode yang padat buat Inter. Setelah mendapatkan jasa Ashley Young yang diboyong dari Manchester United, I Nerazzurri masih berencana mendatangan sejumlah pemain lagi.
Advertisement
Ini tak lepas dari tekad tim besutan Antonio Conte itu untuk bersaing dengan Juventus memperebutkan scudetto dengan Juventus. Kebijakan strategis pun dilakukan oleh manajemen klub.
Inter Milan mendapatkan sejumlah pemain baru musim ini. Melepas Mauro Icardi ke Paris Saint-Germain diantisipasi dengan mendaratkan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Belum lagi dipadupadankan dengan pemain muda macam Lautaro Martinez dan Sebastiano Esposito.
Sayang, manuver transfer mereka untuk menukar Leonardo Spinazzola dengan Matteo Politano tak berjalan mulus. Inter tiba-tiba saja membatalkan negosiasi, padahal kabarnya kedua pemain telah menjalani tes medis.
"Soal ini, sepertinya media telah tahu situasinya, jadi saya tidak perlu menjelaskannya secara rinci," kata Marotta.
"Spinazzola adalah pemain profesional yang pernah bermain untuk Juventus. Sebagai seorang profesional, banyak langkah yang harus ditempuh, seperti evaluasi teknis, medis, ekonomi, dan fisik."
"Semua evaluasi sudah dilewati, Inter Milan tak bisa memenuhi aspek pendanaan transfer, saya sudah bilang kepada kolega di Roma, yang ini kami tidak bisa selesaikan," ujarnya lagi.
Video
Meminta Maaf kepada Politano
Batalnya transfer Politano ke Roma dan Spinazolla ke Inter membuat Marotta merasa tak enak hati. Politano diketahui sudah sangat senang bisa ke Roma, terlebih pihak Roma sudah mengunggah sejumlah foto, termasuk ketika Politano tes medis.
Marotta dengan bijaksana meminta maaf sambil menjelaskan duduk perkara. Ia meminta Politano tabah dan fokus kepada Inter.
"Jangan lupakan, Davide Santon pernah gagal tiga kali gagal bergabung karena skenario serupa. Situasinya adalah, ada uang mencapai 55 juta euro, itu tak sedikit, dan klub tentu melakukan evaluasi ulang," jelas Marotta.