Usai Gaet Ashley Young, Manuver Inter Milan Selanjutnya Dekati Eriksen dan Giroud

CEO Olahraga Inter Milan, Giuseppe Marotta mengungkapkan strategi klubnya di bursa transfer untuk boyong Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 20 Januari 2020, 14:25 WIB
Pemain Inter Milan Borja Valero (kedua kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol ke gawang Cagliari pada pertandingan Coppa Italia di Stadion San Siro, Milan, Italia, Selasa (14/1/2020). Inter Milan menang 4-1 dengan dua gol disumbang Romelu Lukaku.(AP Photo/Antonio Calanni)

Milan - Beppe Marotta, petinggi Inter Milan membeberkan pergerakan transfer pada Januari 2020 ini. Termasuk di antaranya adalah kegagalan pertukaran pemain dengan Roma, wacana merekrut Christian Eriksen, Olivier Giroud, hingga Victor Moses.

Sepekan belakangan menjadi periode yang padat buat Inter. Setelah mendapatkan jasa Ashley Young yang diboyong dari Manchester United, I Nerazzurri masih berencana mendatangan sejumlah pemain lagi.

Ini tak lepas dari tekad tim besutan Antonio Conte itu untuk bersaing dengan Juventus memperebutkan scudetto dengan Juventus. Kebijakan strategis pun dilakukan oleh manajemen klub.

Inter Milan mendapatkan sejumlah pemain baru musim ini. Melepas Mauro Icardi ke Paris Saint-Germain diantisipasi dengan mendaratkan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Belum lagi dipadupadankan dengan pemain muda macam Lautaro Martinez dan Sebastiano Esposito.

Sayang, manuver transfer mereka untuk menukar Leonardo Spinazzola dengan Matteo Politano tak berjalan mulus. Inter tiba-tiba saja membatalkan negosiasi, padahal kabarnya kedua pemain telah menjalani tes medis.

"Soal ini, sepertinya media telah tahu situasinya, jadi saya tidak perlu menjelaskannya secara rinci," kata Marotta.

"Spinazzola adalah pemain profesional yang pernah bermain untuk Juventus. Sebagai seorang profesional, banyak langkah yang harus ditempuh, seperti evaluasi teknis, medis, ekonomi, dan fisik."

"Semua evaluasi sudah dilewati, Inter Milan tak bisa memenuhi aspek pendanaan transfer, saya sudah bilang kepada kolega di Roma, yang ini kami tidak bisa selesaikan," ujarnya lagi.

Video


Meminta Maaf kepada Politano

Striker Inter Milan, Matteo Politano, berebut bola dengan bek Barcelona, Clement Lenglet, pada laga Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Selasa (10/12). Inter kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Miguel Medina)

Batalnya transfer Politano ke Roma dan Spinazolla ke Inter membuat Marotta merasa tak enak hati. Politano diketahui sudah sangat senang bisa ke Roma, terlebih pihak Roma sudah mengunggah sejumlah foto, termasuk ketika Politano tes medis.

Marotta dengan bijaksana meminta maaf sambil menjelaskan duduk perkara. Ia meminta Politano tabah dan fokus kepada Inter.

"Jangan lupakan, Davide Santon pernah gagal tiga kali gagal bergabung karena skenario serupa. Situasinya adalah, ada uang mencapai 55 juta euro, itu tak sedikit, dan klub tentu melakukan evaluasi ulang," jelas Marotta.

Lanjut Baca:

"Roma telah merilis foto Politano, yang mana itu tidak ada pembicaran dengan Inter. Spinazzola pun tidak melakukan sesi foto dengan kami. Hal seperti ini umum terjadi." "Dengan besar hati, Inter meminta maaf kepada Politano. Kami telah menjelaskan secara detail kepadanya. Kami semua profesional, seharusnya bisa menyikapi ini dengan dewasa," katanya lagi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya