Liputan6.com, Haradh - Pemegang dua gelar juara dunia Formula 1, Fernando Alonso, telah memenuhi seluruh ambisi pribadinya pada Reli Dakar 2020. Perasaan pembalap asal Spanyol itu bertambah lega setelah berhasil finis di urutan kedua pada etape kedelapan yang berlangsung di Arab Saudi, Senin (13/1/2020).
Menempuh rute sejauh 477 km di Wadi Al Dawasir, Alonso hanya terpaut empat menit di belakang Mathieu Serradori yang secara mengejutkan berhasil memenangkan etape tersebut.
Advertisement
Hasil ini membuat Alonso kini menempati peringkat ke-13 pada klasemen sementara dan hanya terpaut 4 menit dari pesaing di urutan 10 besar. Dan Alonso bakal bersaing dengan tiga pembalap teratas seandainya dia tidak kehilangan banyak waktu untuk perbaikan mobil pada etape kedua.
Alonso menysukuri pencapaiannya di Reli Dakar 2020. Menurutnya, apapun itu, hasilnya masih lebih baik dari pengalaman pertamanya ikut ajang seperti ini pada Reli di Maroko pada Oktober lalu.
"Saya tidak hanya memenuhi, tapi juga melampaui semua ambisi pribadi yang mungkin saya miliki sebelum tampil di Reli Dakar," kata Alonso seperti dilansir Motorsport.com.
"Di Maroko saya merasa nyaman, tapi saya 15 menit di belakang pimpinan lomba pada etape sejauh 250 km. Saya tidak tahu apakah di Dakar saya akan terpaut setengah jam di belakang spesialis cross country terbesar, dan berada dekat dengan mereka seperti hari ini, bahkan ada di depan mereka tidak terbanyangkan sebelumnya," kata pembalap yang pernah memperkuat Reanault tersebut.
Saksikan juga video menarik di bawah ini:
Tidak Percaya
Sejak meninggalkan balapan Formula 1, Alonso memang beberapa kali menjajal kemampuannya di lintasan yang berbeda. Setelah tampil di balapan 24 jam Le Mans, Alonso kemudian menguji ketangguhannya di lintasan off road. Dan tahun ini menjadi debut Alonso di arena Reli Dakar.
"Dan perlu diingat di mana ketika kami mulai (beberapa bulan lalu), kami bahkan tidak mengerti bagaimana start dengan praktis," kata Alonso.
Karena itu Alonso sangat senang dengan hasil yang diraihnya Senin kemarin. Dia dan navigatornya, Marc Coma nyaris tidak percaya saat mengetahui mereka ternyata berhasil finis di posisi kedua.