FOTO: Terjangan Topan Phanfone Kacaukan Perayaan Natal di Filipina

Topan Phanfone yang menerjang wilayah Filipina tengah membuat jutaan warga di negara mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 26 Des 2019, 09:59 WIB
Terjangan Topan Phanfone Kacaukan Perayaan Natal di Filipina
Topan Phanfone yang menerjang wilayah Filipina tengah membuat jutaan warga di negara mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan.
Pengendara sepeda motor melintasi jalan raya yang banjir usai terjangan topan Phanfone di Ormoc City, Provinsi Leyte, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (RONALD FRANK DEJON/AFP)
Warga mengarungi jalan raya yang banjir terjangan topan Phanfone di Ormoc City, Provinsi Leyte, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (RONALD FRANK DEJON/AFP)
Tiang lampu roboh akibat terjangan topan Phanfone di Ormoc City, Provinsi Leyte, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (RONALD FRANK DEJON/AFP)
Warga berdiri dekat sebuah rumah yang rusak akibat terjangan topan Phanfone yang menerjang Ormoc City, Provinsi Leyte, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (RONALD FRANK DEJON/AFP)
Warga berjalan melewati sebuah rumah yang rusak akibat terjangan topan Phanfone di Tacloban, Provinsi Leyte, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (Bobbie ALOTA/AFP)
Warga membersihkan pohon kelapa yang tumbang akibat terjangan topan Phanfone di Borongan, Provinsi Samar Timur, Filipina, Rabu (25/12/2019). Topan membuat jutaan warga di negara yang mayoritas beragama Katolik itu merayakan Natal dengan kesedihan. (ALREN BERONIO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya