El Clasico Tanpa Pemenang, Korban Berjatuhan di Luar Camp Nou

El Clasico yang mempertemukan Barcelona dan Real Madrid berakhir tanpa pemenang, sementara di luar stadion korban berjatuhan.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 19 Desember 2019, 16:30 WIB
Massa mengibarkan bendera saat demonstrasi di luar Stadion Camp Nou, Spanyol, Rabu (18/12/2019) atau Kamis dini hari WIB. (Pau Barrena / AFP)

Liputan6.com, Marco - Pertarungan Barcelona melawan Real Madrid pada El Clasico di Camp Nou dini hari tadi berakhir tanpa pemenang. Duel dua musuh bebuyutan itu harus puas berbagi poin setelah skor 0-0 tidak berubah. Hasil ini membuat posisi kedua tim di papan klasemen tidak berubah. Barcelona masih berada di puncak dengan 36 poin, unggul selisih gol dari Real Madrid di posisi kedua dengan poin yang sama.

Ini merupakan skor kacamata pertama El Clasico dalam 17 tahun terakhir. Meski tanpa gol, tensi pertandingan tidak banyak berubah. Laga tetap berlangsung panas di mana wasit terpaksa mencabut delapan kartu kuning, lima untuk Real Madrid dan sisanya kepada tuan rumah Barcelona.

Petugas memungut bola yang dilemparkan simpatisan Tsunami Democratic ke lapangan saat Barcelona bertemu Real Madrid di Camp Nou, Rabu (18/12/2019) (Josep Lago / AFP)

Tidak hanya pertandingan yang berjalan sengit. Di luar stadion Camp Nou, tensi tidak kalah tinggi. Polisi dan demonstran bentrok dan menyebabkan 46 orang terluka. Berbagai fasilitas umum rusak akibat dibakar massa yang melancarkan protes di hari yang sama Barcelona menjamu Real Madrid.

Isu keamanan sejak awal memang menjadi perhatian pihak penyelenggara dan kepolisian. Itu setelah kelompok Tsunami Democratic merencanakan demonstrasi besar-besaran saat El Clasico. Mereka berniat menggagalkan pertandingan klasik itu dengan menutup setiap jalan ke Camp Nou.

Polisi antihuru-hara berjaga di depan gerbang Camp Nou saat Barcelona bertemu Real Madrid pada El Clasico, Rabu (18/12/2019) (Pau Barrena / AFP)

Lanjut Baca:

Namun La Liga berhasil mengantisipasinya. Pihak penyelenggara menempatkan kedua tim di hotel yang tidak jauh dari Camp Nou untuk memudahkan proses perjalanan menuju dan pulang dari stadion. Pengamanan ekstra ketat juga diberikan kepada tim tamu sejak mereka tiba di bandara Barcelona. Pihak pemerintah telah meminta agar massa membatalkan aksinya, tapi tidak diindahkan. Tepa di hari H pertandingan, massa benar-benar turun ke jalan. Membawa berbagai poster tuntutan. Mereka juga memblokade sejumlah jalan dan terlibat bentrok dengan polisi antihuru-hara The Mossos d'Esquadra. 🔴🔴⚽️ #ENDIRECTO Momentos de tensión previos a la pelea multitudinaria entre Boixos Nois e independentistas en la que han tenido que intervenir los Mossos d'Esquadra. #ElClasico https://t.co/71RaTr108W📹 @maykanavarro pic.twitter.com/7Y0T4O7NHC — La Vanguardia (@LaVanguardia) December 18, 2019 Menurut laporan System of Medical Emergencies (SEM), sebanyak 46 demonstran terluka dalam bentrokan tersebut. Salah seorang kamerawan juga menderita luka tembak peluru karet di bagian kaki. Sementara di dalam stadion, sebagian penonton juga melakukan protes dengan cara berbeda. Selain membentangkan berbagai poster, protes juga dilancarkan dengan melempar bola dan balon ke tengah lapangan. Aksi ini membuat petugas harus bekerja ekstra menyingkirkan benda-benda itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya