Liputan6.com, Balikpapan- Timnas pelajar Indonesia berhasil finis di posisi ketiga Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Asia atau Asian Schools Football Championship 2019. Pada perebutan tempat ketiga, Indonesia menang adu penalti 5-3 atas Korea Selatan (Korsel), Sabtu (23/11/2019).
Laga yang dimainkan di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu tersebut harus diakhiri dengan adu penalti setelah kedua tim hanya menghasilkan skor 1-1 pada waktu normal.
Advertisement
Tim pelajar Indonesia mengambil inisiatif serangan sejak awal. Dua pemain sayap Muhammad Supriadi dan Christian Robertus Rumbiak kerap melancarkan tusukan-tusukan yang merepotkan pertahanan Korsel.
Peluang pertama didapat pada menit kesepuluh. Kali ini sepakan keras Supriadi masih dapat ditahan bek Korsel.
Skuat Elang Muda memecah kebuntuan pada menit ke-17. Bola panjang dari Komang Teguh Trisnanda dapat dikejar oleh Rumbiak. Ia kemudian menyepak bola ke arah gawang, yang lantas diteruskan Supriadi dengan sepakan akurat.
Supriadi hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-20, tetapi sepakannya dari dalam kotak penalti masih melambung.
Sepuluh menit berselang giliran Sulistianto yang memiliki peluang. Mendapatkan operan dari belakang, Sulis yang dikawal satu pemain Korsel hanya mampu menghasilkan sepakan melebar.
Menjelang turun minum, Sandi Kusumah yang bergerak ke depan berpeluang menggandakan keunggulan. Sayangnya tembakannya masih dapat ditahan kiper Korsel.
Saat babak kedua baru berlangsung satu menit, justru Korsel yang lebih banyak ditekan mampu menyamakan kedudukan. Kim Gang Bin yang berada dalam posisi bebas tanpa kesulitan menaklukkan kiper Sabda Yoga.
Sepanjang babak kedua, Supriadi berkali-kali merepotkan pertahanan Korsel melalui pergerakan tanpa bola dan giringan bolanya. Hal itu membuat pemain bertubuh mungil tersebut kerap dilanggar para pemain Korsel.
Salah satu tendangan bebas yang didapat kubu Indonesia akibat Supriadi dilanggar sempat hampir menghasilkan gol. Tetapi Supriadi sendiri yang mengambil tendangan bebas gagal melepaskan sepakan akurat, bola masih melambung di atas mistar gawang lawan.