Jakarta - Mochamad Iriawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut terpilih dalam hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu unggul mutlak saat penghitungan suara. Pria kelahiran 31 Maret 1962 tersebut mengalahkan dua calon ketua umum PSSI lainnya, Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.
Advertisement
Iwan Bule meraih 82 suara dari total 85 suara voters. Di sisi lain Rahim dan Arif tidak mendapat suara. Adapun tiga suara lainnya abstain saat berlangsungnya pemungutan suara. Sementara satu suara lagi tidak ikut memilih alias walk out yakni perwakilan Persis Solo.
Sang Komisaris Jenderal Polisi akan melanjutkan tonggak kepengurusan PSSI setelah era Edy Rahmayadi yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2015-2019. Namun, Edy memutuskan mundur dari jabatannya tahun 2018 dan digantikan Joko Driyono sebagai Plt ketum.
Joko lantas digantikan Iwan Budianto karena yang bersangkutan tersangkut kasus perusakan barang bukti oleh Satgas Anti Mafia Bola.
Sebelum penghitungan suara dimulai, lima calon ketum PSSI diusir dari arena Kongres PSSI. Kelimanya adalah Vijaya Fitriyasa, Fary Djemy Francis, Yesayas Oktavianus, Sarman El-Hakim, dan Aven S. Hinelo.
Sedangkan Benny Erwin meski tidak diusir tetap memilih meninggalkan ruangan
Vijaya mengungkapkan alasan mereka meninggalkan ruangan Kongres PSSI karena diusir Sekjen PSSI Ratu Tisha setelah meminta penjelasan soal pelaksanaan kongres.
"Kami sebenarnya berharap di kongres dapat kejelasan. Tapi kami tidak dikasih kesempatan bicara, malah kami diminta untuk meninggalkan ruangan," ujar Vijaya kepada wartawan.
Dalam Kongres PSSI kali ini, Presiden FIFA Gianni Infantino juga turut memberikan sambutan lewat tayangan video.
"Kongres yang diselenggarakan hari ini adalah kongres yang sangat penting, dan kongres pemilihan merupakan kongres yang akan jadi fondasi untuk dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhi. Kita perlu bekerja keras bersama untuk sepak bola Indonesia dan tentunya duniar," ujar Infantino.