Anak Sapi Bermata Satu Bikin Heboh Warga Kayong Utara

Kelahiran anak sapi bermata satu membuat heboh warga di Dusun Sungai Belit, Kayong Utara, Kalbar. Warga menghubungkannya dengan kiamat.

oleh Liputan6.com diperbarui 11 Okt 2019, 15:00 WIB
Kelahiran anak sapi bermata satu membuat heboh warga di Dusun Sungai Belit, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. (Liputan6.com/ Istimewa)

Liputan6.com, Pontianak - Kelahiran anak sapi bermata satu membuat heboh warga di Dusun Sungai Belit, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. 

Misdiansyah, pemilik anak sapi tersebut, Jumat (11/10/2019) mengaku, dirinya terkejut saat melihat anak sapinya lahir dalam keadaan tidak normal. Sebelumnya induk sapi itu yang sudah lahir anak tiga ekor dan semuanya dalam keadaan normal.

"Dagu anak sapi bermata satu itu panjang, lidahnya panjang, matanya hanya satu berada di tengah," kata Misdiansyah menjelaskan keanehan dari anak sapi tersebut.

Saat mengandung, sang induk sering dijumpai bersama babi hutan yang berasal dari hutan belakang rumah yang ia diami. Namun demikian, Misdiansyah menganggap hal tersebut hal yang biasa.

Selain itu juga, kata dia, keanehan yang terjadi pada induk sapi selama mengandung sapi yang lahir tidak normal itu, makan dengan lama dan banyak berhenti ketika mengunyah rumputnya.

"Induknya itu saat makan sering banyak berhenti, tidak seperti sapi-sapi yang lainnya," katanya.

Sapi mata satu tersebut tidak berumur panjang dan sudah mati serta dikubur di belakang kandang.

Hal ini pun membuat warga masyarakat sekitar terkejut dan berduyun-duyun melihat anak sapi yang tidak seperti biasanya itu. Berbagai macam tanggapan dari warga masyarakat pun datang. Ada yang mengaitkan hal ini dengan agama dan tibanya hari kiamat.

"Tentu ini sangat aneh dan langka, mungkin ini satu pertanda akhir zaman yang peringatan bagi kita untuk segera memperbaiki diri menjadi lebih baik," kata Deni, salah seorang warga setempat.

Simak juga video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya