Manchester - Menjadi manajer di Liga Inggris merupakan salah satu pekerjaan tersulit di dunia sepak bola. Semua tim di Liga Inggris menaruh ekspektasi yang tinggi setiap musimnya.
Empat pekan awal telah dilalui 20 klub di Liga Inggris musim ini. Javi Garcia menjadi pelatih pertama yang dipecat setelah tidak mampu membawa Watford bersaing di papan tengah.
Advertisement
Pelatih asal Spanyol tersebut menjadikan Watford sebagai klub satu-satunya yang belum meraih tiga angka sepanjang musim ini.
Pemecatan manajer dapat dilakukan kapan saja. Tidak memenuhi target klub menjadi salah satu alasan pemecatan pelatih terjadi. Pemecatan pelatih merupakan salah satu tindakkan terkejam dalam dunia olahraga.
Setelah Liga Inggrismelewati bulan pertama, sudah terlihat dengan jelas beberapa manajer di Premier League posisinya sedang berada di ujung tanduk.
Berikut calon manajer Liga Inggris yang diprediksi oleh Sportskeeda akan mengalami pemecatan dalam waktu dekat.
Nuno Espirito Santo (Wolverhampton Wanderers)
Nuno Espirito Santo didatangkan Wolves dari Porto sebelum musim 2017/18 dimulai untuk membantu klub yang bermarkas di Stadion Moleniux tersebut kembali promosi ke Premier League.
Manajer asal Portugal tersebut akhirnya berhasil membawa Wolves kembali ke Premier League setelah enam tahun absen. Semusim setelahnya, Espirito Santo mampu membawa Wolves bermain di Liga Eropa.
Pada awal musim ini, eks manajer Porto tersebut belum menunjukan performa yang menjanjikan seperti musim lalu. Wolves berada satu strip di atas Aston Villa hingga pekan keempat Premier League. Sepanjang empat pekan awal Premier League, Wolves belum pernah meraih kemenangan.
Salah satu penyebab turunnya performa Wolves awal musim ini adalah tim asuhan Espirito Santo harus mengawali Liga Eropa dari babak kedua Kualifikasi.
Perjalanan Wolves di Eropa terbilang sangat mengesankan. Wolves unggul dengann agregat 6-1 atas Crusaders, 8-0 atas Pyunik, dan 5-3 atas Torino. Sekarang Wolves sudah mencapai fase grup Liga Eropa. Di fase grup, Wolves tergabung ke dalam grup K bersama Braga, Besiktas, dan Slovan Bratislava.
Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United)
Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer memulai musim dengan tidak meyakinkan. Setelah menang telak 4-0 atas Chelsea, Setan Merah malah kedodoran pada 3 laga selanjutnya. The Red Devils ditahan imbang Wolves dan Southampton serta mengalami kekalahan saat berhadapan dengan Crystal Palace.