Liputan6.com, Jakarta FTV SCTV pagi ini judulnya unik. Kisahnya tentang sepagi itu Kinar sudah siap pergi menuju perkebunan yang nyaris di Sita karena utang piutang, sementara Papa Kinar sakit jantung. Mami berharap Kinar mampu menstabilkan perkebunan.. ‘Kinar janji Mi...’ Kinar mencium Maminya yang haru, lalu Kinar mencium Papanya yang lemah tak berdaya di tempat tidur... Kinar bertekad bulat memajukan kembali perkebunan Teh papanya...
Bos Kecil Auto Baper, FTV SCTV kali ini juga bercerita Kinar buru-buru ke mobilnya dan saat itu Dirga muncul.. Dirga tak setuju Kinar meninggalkan Jakarta... keributan terjadi, tapi Kinar benar-benar sudah baja.. Dia harus tetep pergi.. ‘ya Sudah!’ Gitu ancem Dirga, lalu Dirga kembali ke mobilnya dan tancap gas... Kinar hanya bisa hela nafas miris, dan akhirnya naik ke mobil..
Advertisement
Mobil Kinar sudah melaju di puncak bogor.. lalu terlihat meliuk di area jalan desa dimana sudah terlihat hamparan kebun teh... wajah Kinar mencermina ketakatannya ‘Gue bisa! Gue Bisaaaa!!’ meyakinkan dirinya sendiri, dan tiba-tiba gerobak cilok sudah ada di depannya.. Kinar kaget tak bisa menghindar dan Jedak!!
Gerobak tertabrak, dan seorang bapak penjualnya terpelanting. Kagetnya Kinar, dan cepet turun dari mobil untuk membantu.. Beberapa warga juga cepet kesana, dan sebuah motor berhenti. Lastri. Lihat bapaknya terluka Lastri panik, dan minta Kinar tanggung jawab... Iya Kinar pasti tanggungjawab.. ‘Ikut!!’ kata Lastri... dengan dibantu warga, bapak dibopong dan Kinar ikut rombongan...
Apa yang terjadi selanjutnya di FTV SCTV?
Waduh
Ema merundungi bapak, dan Lastri didampingi warga memutuskan Kinar ganti jual cilok sampe bapak Lastri sembuh. What? Kinar gak setuju. Ada hal penting yang harus Kinar lakukan disini... Saat itu Radit muncul, dan bukan meredakan malah ikut ngomporin suasana ‘dasar cewek kota! Iya kamu ganti jadi jual cilok!’ gitu katanya.. Karena terdesak, Kinar akhirnya harus menyanggupi.. ‘mulai besok kamu mulai jualan!’ tekan Lastri!
Kinar sampai di perkebunannya. Ratih dan Ardi menyambut.. ‘Ibu mami barusan telfon.. anak papi bos yang akan jadi bos disini...’ Iya! saya KINAR! ‘Ternyata masih abg’ gitu kata Ardi dengan senyum indah. ‘siapa yang bertanggungjawab disini?’ tanya Kinar... Ratih dan Ardi liat-liatan. ‘orangnya blum datang bu bos..’ Kinar langsung kesel, tapi sebentar kemudian orang itu muncul naik motor terburu... ‘Nah itu dia bu bos..!’ Pas buka helm ternyata Radit. Kinar melongo, dan Radit yang tak ngerti apa-apa bingung, dan jadi kaget saat tahu Kinar lah sekarang bos di perkebunan. Waduh!