Jakarta - Liverpool meladeni Arsenal pada pekan ketiga Premier League 2019/2020 di Anfield, Sabtu (22/8/2019). Hasil pertandingan ini bisa dijadikan acuan bagaimana peluang kedua tim merebut gelar musim ini.
Untuk memenangkan pertandingan, eks pemain Liverpool Jamie Redknapp meminta The Reds mewaspadai gelandang Arsenal Dani Ceballos.
Advertisement
"Jurgen Klopp akan menonton Arsenal menang atas Burnley dan mereka harus menghentikan Ceballos di Anfield pekan depan (akhir pekan ini, red)" ujar Redknapp seperti dilansir Sportskeeda.
Ceballos bergabung ke Arsenal dari Real Madrid dengan status pinjaman. Penampilan gelandang berusia 23 tahun mulai menarik perhatian dengan Burnley.
Ia turut menyumbang satu umpan dalam kemenangan 2-1 Arsenal atas Burnley akhir pekan lalu. Umpannya kepada Pierre-Emerick Aubameyang membuahkan gol kemenangan Meriam London -julukan Arsenal.
Kepiawaian Ceballos di lini tengah Arsenal akan diuji oleh Liverpool. Bukan rahasia lagi jika lini tengah Liverpool adalah salah satu yang paling tangguh di Liga Inggris.
Di sektor tengah Liverpool, Klopp biasanya memasang Fabinho, Jordan Henderson, dan Giorginio Wijnaldum. Jika susunan ini tak berubah, Klopp kemungkinan bakal menugaskan Fabinho mengawal Ceballos.
Dani Ceballos bisa jadi sosok pembeda bagi Arsenal saat menyatroni markas Liverpool. Dalam rentang 15 tahun terakhir Bola.com disadur dari situs BBC merangkum sekumpulan pemain The Gunners yang menciptakan sensasi dalam big match satu ini. Siapa saja mereka?
Thierry Henry
Striker legendaris Arsenal, Thierry Henry, adalah bagian dari cerita sukses Arsene Wenger saat menukangi The Gunner, termasuk saat mereka juara Premier League dengan rekor tak terkalahkan pada 2003-2004.
Thierry Henry memiliki dampak pada pertandingan melawan Liverpool. Pesepak bola asal Prancis itu mencetak sembilan gol dalam 18 penampilan melawan Liverpool.
Tapi momen yang menonjol bagi pemain Prancis itu terjadi pada April 2004, ketika Liverpool mengancam akan mematahkan rekor tak terkalahkan Arsenal di Highbury.
The Reds memimpin 2-1 sebelum Henry menyelesaikan hattrick-nya. Gol kedua dari tiga gol solo yang sensasional, di mana ia menggiring bola melewati beberapa pemain sebelum memasukkan bola melewati Jerzy Dudek dan masuk ke sudut kanan bawah.