FOTO: Menata Estetika Ruang Publik, Seniman Membuat Mural di TIM

oleh Fery PradoloDiterbitkan 20 Agustus 2019, 22:00 WIB
Menata Estetika Ruang Publik, Seniman Membuat Mural di TIM
Sejumlah seniman menyelesaikan mural dalam project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM yang digelar dalam rangka menata estetika ruang publik sebagai sarana interaksi visual.
Refleksi dari seniman Vonny Ratna Indah saat menyelesaikan mural berjudul 100 Percent Made In Indonesia dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seniman menyelesaikan mural dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik dengan goresan cat sebagai sarana interaksi visual masyarakat. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seniman menunjukkan master mural di selembar kertas dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik sebagai sarana interaksi visual masyarakat. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seniman Edi Bonetski menyelesaikan mural berjudul Jakarta Metro Slowly dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik sebagai sarana interaksi visual. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho
Mural berjudul Gugur Bunga dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik sebagai sarana interaksi visual masyarakat. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seniman dari Reflect menyelesaikan mural berjudul Gugur Bunga dalam acara Project #1/Mural Cikini di Taman Plaza Teater Besar, TIM, Jakarta, Selasa (20/8/2019). Mural tersebut digelar dalam rangka menata estetika ruang publik sebagai sarana interaksi visual. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya