Dengar Aspirasi Perwakilan Indonesia Timur, Iwan Bule Ingin PSSI dan Pemerintah Bersinergi

Komjen M. Iriawan atau Iwan Bule memaparkan ide dan programnya di depan perwakilan klub dan Asprov PSSI dari Indonesia TImur apabila dia menjabat sebagai Ketum PSSI.

oleh Windi WicaksonoDiterbitkan 18 Juli 2019, 07:45 WIB
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen M Iriawan menjadi salah satu calon ketua umum PSSI periode berikutnya. (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Liputan6.com, Jakarta - Calon Ketua Umum PSSI, Komjen M Iriawan, melanjutkan programnya untuk turun berdiskusi dengan para voter. Kali ini, kegiatan bertajuk "Ngobrol Bareng Bang Iwan Bule" berlangsung di Crowne Plaza, Jakarta, Rabu (17/7) malam WIB.

Fokus pria yang disapa Iwan Bule itu kali ini mendengarkan aspirasi dari beberapa klub dan Asosiasi Provinsi PSSI yang berasal dari Indonesia Timur. Beberapa pihak yang hadir itu antara lain Asprov Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, dan Papua Barat.

Diskusi itu terkait visi misi Iwan Bule apabila dia terpilih menjadi Ketua Umum PSSI nanti. Dalam paparannya, Iwan menawarkan program jangka panjang, salah satunya terkait program menuju ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu, untuk klub yang tampak hadir ialah Persewar Waropen, PSM Makassar, Persiwa Wamena, dan PSBS Biak. Untuk Asprov dan klub yang tak hadir ialah Sulawesi Utara, Papua, Persipura Jayapura , dan Celebes FC.

Membentuk Timnas Indonesia yang berkualitas, kata dia, harus dibarengi dengan program pembinaan yang tepat. Iwan memiliki cetak biru pembinaan sepak bola Indonesia yang cukup menarik, dengan berorientasi cara negara-negara yang maju sepak bolanya.

"Negara kita memiliki potensi yang luar biasa, ada program usia muda nantinya, yang berorientasi untuk belajar di luar, mengikuti kompetisi di luar, dan tersebar ke negara papan atas sepak bola dunia," tutur pria yang kini menjabat sebagai Sestama Lemhanas tersebut.


Membangun Sinergitas

Diskusi Calon Ketua Umum PSSI M. Iriawan atau Iwan Bule dengan sejumlah perwakilan klub dan Asprov dari Indonesia TImur yang berlangsung di Jakarta (Foto: Istimewa)

Dengan program yang tepat, lanjut Iwan, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menembus persaingan menuju Piala Dunia 2026, dengan pemain muda yang telah disiapkan dari saat ini.

"2020 kita mulai modernisasi program pembinaan, 2021 Menggapai juara Asia Tenggara, 2022 mencapai top 10 Asia. Kemudian 2023 mencapai juara Asia dan lolos ke Piala Dunia 2026," terangnya.

Permasalahan yang disorot oleh Iwan juga tentang hubungan dan program PSSI yang belum sinergis dengan pemerintah. Karena itu dia memiliki ide untuk membuat Indonesia Soccer Camp.

Lanjut Baca:

Nantinya, program yang dijalankan seiring dengan program-program pembinaan usia muda pemerintah. Memang, saat ini ada Liga Berjenjang Kemenpora, yang belum dimaksimalkan oleh PSSI untuk diajak gerak bersama. "Indonesia Soccer Camp ini nanti jadi bentuk program sinergitas pemerintah - PSSI," tegas mantan Kapolda MetroJaya itu. Terkait infrastuktur, PSSI menurut Iwan harus memiliki fasilitas latihan sendiri. Dia menyiapkan 30 hektar lahan yang masih berada di kawasan Jabodetabek, sebagai markas besar sepak bola Indonesia. "Kami akan membangun dan mengelola home base PSSI, seperti tanah dan lapangan fasilitas sendiri, mencapai 30 hektare," papar Iwan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya