Film Crawl: Buaya Ganas Vs Gadis Tangguh, Siapa Pemenangnya?

Crawl menjadi kisah yang tak banyak basa-basi, langsung ke pokok persoalan.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 11 Juli 2019, 11:20 WIB
Poster film Crawl (paramount Pictures)

Liputan6.com, Jakarta Film Crawl mengingatkan kita pada sejumlah film bencana seperti Lake Placid, Anaconda, dan Piranha. Dalam Crawl, musibah sebenarnya tidak datang dari alam melainkan migrasi binatang buas yang muncul setelahnya.

Tak sekadar mengumbar darah dan daging manusia yang berceceran, Crawl menampilkan hubungan dua generasi yang penuh amarah lalu pulih seiring waktu. Apakah konten Crawl lebih baik dari film sejenis yang dirilis sebelumnya?

Crawl memulai kisahnya dengan hujan badai di kawasan Florida, AS. Deras hujan membuat tanggul hampir meluap. Beth (Morfydd Clark) menghubungi saudarinya, Haley (Kaya Scodelario) yang baru saja mengikuti kompetisi renang. Kepada Haley, Beth menanyakan apakah sudah ada kabar dari ayah mereka, Dave (Barry Pepper). Berkali-kali Beth dan Haley menelepon, tak ada jawaban dari Dave. Haley lantas nekat mendatangi kediaman Dave.

Di sana, Haley mendapati Sugar, anjing Dave yang sedari tadi menggonggong. Sugar menuntun Dave ke sebuah lubang di lantai yang menghubungkannya ke rubanah. Alangkah terkejut Haley mendapati Dave terkapar. Di pundak dan kaki Dave terdapat luka cabikan.

Saat hendak memapah Dave ke dalam rumah, Haley diadang seekor buaya. Diduga, buaya ini berasal dari perairan di belakang rumah. Haley dipaksa melawan buaya seraya berupaya menyelamatkan sang ayah.

 


Bisa Ditebak

Crawl (Paramount Pictures)

Adu kuat manusia versus buaya sebenarnya hanya masalah siapa menang dan apakah tokoh utama sukses menjadi penyintas. Sineas Alexandre sejak awal memberi petunjuk siapa pemenangnya. Ini tersirat dari dialog Dave kepada Haley cilik yang kalah lomba lari.

Kala itu Dave mengingatkan posisi Haley sebagai predator puncak, dalam sebuah kompetisi. Dialog ini sejatinya mengurangi efek kejut di paruh kedua film. Namun Alexandre tak kurang akal untuk membuat penonton terkejut berkali-kali.

Salah satu kejutan datang dari sejumlah tokoh pendukung yang ndilalah ada di sekitar lokasi kejadian. Masing-masing memiliki motivasi berbeda dan terasa masuk akal. Tiga sekawan Marv (George Somner), Stan (Anson Boon), dan Lee (Ami), misalnya berada di lokasi bencana untuk merampok toko kolontong yang ditinggal penghuninya.

Lanjut Baca:

Sementara Wayne (Ross Anderson) bersama rekannya berada di sekitar rumah Dave untuk patroli. Bagi yang sering menonton film musibah, khususnya manusia versus binatang buas, tentu tahu ada beberapa tokoh yang tewas. Dalam Crawl, penonton dengan mudah menandai siapa saja yang datang dan pergi begitu cepat. Lagi-lagi, Alexandre punya siasat untuk membuat momen yang mudah ditebak terasa mencekam. Teror acapkali datang dari arah tak terduga. Menu utama Crawl jelas bencana. Namun Crawl punya cerita samping yang tak kalah menarik, yakni hubungan ayah dan anak berbungkus rindu dendam. Sebagian dari masa lalu tokoh utama diceritakan secara lisan dengan ekspresi sarat emosi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya