Jakarta Duel sengit akan tersaji dalam lanjutan pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019 yang mempertemukan tuan rumah PSIS Semarang menjamu Persela Lamongan di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (6/7/2019). Kedua tim membidik kemenangan, setelah mendapatkan hasil jeblok di laga sebelumnya.
PSIS Semarang membuang kesempatan meraih angka penuh di kandang sendiri, ketika menjamu Barito Putera, Minggu (30/6/2019), dalam laga pekan keenam. Meski bermain cukup baik, Laskar Mahesa Jenar hanya mampu mendulang satu poin karena dipaksa bermain imbang tanpa gol.
Advertisement
Menghadapi Persela Lamongan, PSIS sudah melakukan evaluasi pasca hasil imbang melawan Barito Putera. Penyelesaian akhir menjadi perhatian utama bagi Silvio Escobar dkk. Berkaca di laga Sebelum, PSIS memiliki banyak peluang, namun cukup sulit untuk mencetak gol.
Pelatih PSIS, Jafri Sastra, diperkirakan kembali memasang pemain pilarnya, termasuk peluang kembalinya dua pemain andalan, Septian David Maulana dan Hari Nur Yulianto. Kondisi terakhir dua pemain itu masih akan dilihat sebelum kembali ke posisi starting eleven.
Septian David Maulana dan Hari Nur Yulianto baru mendapatkan perawatan di rumah sakit. Septian David Maulana mengalami tifus sejak pekan keempat, sementara Hari Nur terkena gejala sakit serupa pasca melawan Barito Putera.
Jika keduanya memang harus absen, PSIS bakal memaksimalkan pemain alternatif, yakni Shohei Matsunaga di tengah dan Bayu Nugroho akan beroperasi di sektor sayap kiri. Silvio Escobar dan Komarodin mengisi barisan depan.
Trio gelandang Patrick Mota, Arthur Bonai, dan Shohei Matsunaga kembali diandalkan untuk sektor tengah. Sedangkan empat pemain belakang masih belum tergantikan, yakni Fredyan Wahyu Wallace Costa, Fauzan Fajri, dan Safrudin Tahar. Untuk penjaga gawang, Jandia Eka Putra akan menggantikan Joko Ribowo, yang tampil pada pekan sebelumnya.
"Kondisi pemain tidak ada masalah. Tinggal berharap David Maulana dan Hari Nur membaik dan bisa ditentukan main atau tidak. Kami juga sudah kehilangan lima poin di kandang sendiri, semua sudah sepakat jangan sampai terulang kembali," kata Jafri Sastra.