7 Legenda Sepak Bola yang Mewarnai Kiprah Timnas Indonesia

Dalam sejarahnya Timnas Indonesia begitu banyak melahirkan pemain-pemain hebat, yang bahkan kini sudah menjadi legenda.

oleh Ario YosiaDiterbitkan 21 Juni 2019, 21:10 WIB
Beberapa pemain berpengalaman mengisi skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. (Bola.com/Dody Iryawan)

Jakarta - Timnas Indonesia masih minim prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Indonesia pernah dijuluki Macan Asia di masa lalu karena memiliki pemain-pemain yang telah jadi legenda saat ini.

Sejarah mencatat, prestasi terbaik Timnas Indonesia terakhir terjadi pada 1991 saat Tim Merah-Putih memenangi gelar SEA Games. Gelar bergengsi kedua di kawasan Asia Tenggara serupa setelah 1987.

Lepas dari itu, Timnas Indonesia sempat menciptakan sensasi hampir lolos ke Piala Dunia 1986. Tim Garuda gagal melangkah ke Meksiko setelah dipecundangi Korea Selatan di babak akhir kualifikasi zona Asia. Di tahun yang sama Timnas Indonesia sukses menembus semifinal Asian Games.

Dengan kata lain jangan pernah meremehkan Timnas Indonesia, sekalipun seringkali tak dinaungi keberuntungan dalam hal raihan trofi.

Sepanjang sejarah sepak bola Indonesia, berikut ini deretan 10 pemain legendaris versi situs 90min. Nama-nama yang muncul bisa diperdebatkan, tapi jika melihat koleksi prestasinya mereka pantas disebut legenda.


Bambang Pamungkas

Striker Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengangkat piala usai mengalahkan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Legenda Indonesia dan Persija Jakarta. Bepe atau Bambang Pamungkas masih bermain saat ini pada usia 39 tahun. Bepe menorehkan 85 caps dan 37 gol untuk Timnas Indonesia.

Prestasi terbaik di Timnas adalah saat membawa negara menjadi runner-up Piala AFF 2002 (masih bernama Piala Tiger). Bepe juga menjadi penyerang tertajam dengan torehan delapan gol dari enam laga. Ikon Macan Kemayoran terkenal dengan kemampuannya dalam menanduk bola dan striker oportunis.


Boaz Solossa

Striker Timnas Indonesia, Boaz Solossa, saat tampil melawan Islandia pada laga persahabatan di SUGBK, Jakarta, Minggu (14/1/2018). Timnas Indonesia kalah 1-4 dari Islandia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Piala Tiger 2004 menjadi ajang Boaz Solossa kala mengenalkan dirinya kepada pecinta sepak bola Indonesia. Duetnya bersama Ilham Jaya Kesuma sangat mengerikan kala itu. Boaz masih bermain saat ini untuk Persipura Jayapura di usia 33 tahun.

Kala masih prima dan berjaya, Boaz merupakan striker yang disegani di Asia karena cepat, lincah, berbahaya, dan tajam mencetak gol.


Peri Sandria

Legenda Sepakbola Indonesia yang juga merupakan Top Skor Liga Dunhill 1994/1995, Peri Sandria saat diwawancara Bola.com yang berlangsung Selasa (01/07/2017), bertempat di kediamannya daerah Kebagusan, Jakarta, (Bola.com/Reza Bachtiar)

Mantan penyerang tajam dan berbahaya Indonesia pada medio akhir 80-an dan pertengah 90-an. Peri Sandria pernah memecahkan rekor gol terbanyak Liga Indonesia sebanyak 34 gol sebelum dipecahkan Sylvano Comvalius.

Lanjut Baca:

Bersama eks pelatih Timnas Indonesia, Anatoli Polosin, Peri pernah berjaya mengantarkan Indonesia meraih medali emas di Sea Games 1991.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya