Si Doel The Movie 2: Zaenab Menggugat Dalam Diam, Senyum, dan Air Mata

Film Si Doel The Movie 2 menjawab banyak pertanyaan di jilid sebelumnya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 05 Juni 2019, 17:20 WIB
Adegan film Si Doel The Movie 2 (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Tentu saja Si Doel The Movie harus dilanjutkan mengingat akhir cerita film itu berupa gugatan cerai Sarah kepada Doel. Faktor lain, rekam jejak Si Doel The Movie sebagai film terlaris keempat, tahun lalu. Si Doel The Movie meraih 1,7 juta penonton. Sekuelnya, mendapat kesempatan tayang di minggu Lebaran dengan harapan kisah sukses bersama 1,7 juta orang lebih bisa diulang. Lantas, apa yang ditawarkan sekuel ini kepada penikmat film Indonesia?

Si Doel The Movie 2 hendak menjawab banyak pertanyaan di jilid sebelumnya. Doel (Rano) pulang dari Belanda bersama Mandra (Mandra). Ia membawa berkas gugatan cerai Sarah (Cornelia). Di sisi lain, kehadiran Doel mencairkan kebekuan hati putranya, Abdullah (Rey) yang selama ini merindu ayahnya. Pertemuan dengan Sarah dan Abdullah membuat hati Doel galau. Berkas gugatan cerai Sarah semula disembunyikannya dari Zaenab (Maudy).

Doel tak mampu menutupi hal ini lebih lama. Ia lantas mengaku kepada Zaenab, selama di Belanda, ia bertemu Sarah dan putranya. Hati Zaenab hancur. Atun (Suty) mencoba menyemangati Zaenab agar memperjuangkan hak dan cintanya. Rupanya, Mak Nyak (Aminah) mengendus masalah ini. “Doel, Mak memang buta. Tidak bisa melihat apa-apa lagi. Tapi Mak bisa merasakan suara Zaenab yang bergetar,” ujar Mak Nyak suatu siang. Belum selesai masalah ini, Abdullah dan Sarah mendadak pulang ke Jakarta.

Tahun lalu, Si Doel The Movie fokus pada pencarian Doel terhadap Sarah dan anaknya. Tahun ini, Doel menghadapi sejumlah konsekuensi pertemuannya dengan anak dan istri sah. Salah satunya, reaksi Zaenab sebagai istri siri. Sepasrah apapun, Zaenab tetaplah manusia yang punya hati. Dalam diam, ia menggugat pertemuan diam-diam Doel dengan Sarah. Semula Zaenab diam, lalu pamit untuk menemui ibunya tanpa mau diantar suami.

Puncaknya di Si Doel The Movie 2, Zaenab menanyakan nama anak Sarah kepada Doel serta jari yang berdarah. Ia tersenyum mendengar jawaban Doel namun senyum itu pahit. Ia menangis saat mendengar percakapan Sarah dan ini terasa makin menyakitkan. Sepanjang film, performa Maudy menguasai hati penonton. Menyenangkan melihat Maudy mempresentasikan beragam ekspresi, meski mayoritas nelangsa. Zaenab yang selama ini dikenal pasrah, mencoba menggugat dan mempertahankan miliknya.

Lanjut Baca:

Selain performa Maudy yang menawan, apresiasi layak diberikan kepada Aminah Cendrakasih. Jika di jilid pertama, ia mengundang simpati karena kondisinya yang tak berdaya. Kali ini, Mak Nyak memperlihatkan daya lewat pernyataan sikap soal perilaku putranya hingga opini poligami. Mak Nyak mendapat peran penting yakni ikut menentukan sikap tokoh utama dalam masa krisis. Inti Si Doel The Movie 2 adalah pernyataan sikap dari mereka yang selama ini tak berdaya. Tanpa inti yang jelas dan momen besar seperti kepulangan Sarah yang membuat Zaenab berani bersikap, film ini akan menjadi sinetron yang dipaksakan hijrah ke layar lebar. Momen besar ini dikemas sederhana, sehingga penonton mudah masuk untuk merasakan dunia Doel yang rumit. Unsur drama di jilid ini lebih kuat dari pendahulunya. Seperti biasa, sedrama apa pun hidup Doel, tetap akan cair berkat polah Mandra dan Atun. Mandra memantik tawa lewat hal-hal kecil dari pura-pura tidur hingga kirim foto lewat aplikasi WhatsApp. Kisah cinta segitiga ala Doel telah menahun dan terasa kusut. Yang bukan pengikut setia Si Doel tentu berpikir, “Yaelah, menentukan pilihan saja rumit amat sampai bertahun-tahun.” Namun jika ditilik lebih dekat, kita bisa merasakan pertentangan batin setiap karakter termasuk sebab akibat dari pilihan yang sekilas sepele ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya