Quraish Shihab: Berinteraksilah Kepada Allah, Maka Semakin Baik Keberagamaannya

Dalam konteks berinteraksi dengan sesama manusia, para pakar mengemukakan tiga tingkat interaksi. Apa sajakah itu?

oleh Maria Flora diperbarui 14 Mei 2019, 08:00 WIB
Dalam konteks berinteraksi dengan sesama manusia, para pakar mengemukakan tiga tingkat interaksi. Apa sajakah itu? (Foto; SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Quraish Shihab dalam Mutiara Hati kali ini mengangkat tema "Agama adalah interaksi". Jika seseorang berinteraksi kepada Allah, manusia, makhluk hidup, dan alam, maka akan semakin baik keberagamaannya.

Sebaliknya, keberagamannya akan semakin buruk kalau tidak dinilai beragama.

Dalam konteks berinteraksi dengan sesama manusia, para pakar mengemukakan tiga tingkat interaksi. Pertama, mendahulukan orang lain atas diri sendiri.

Kedua, memperlakukan orang lain sama terhadap perlakuan kepada diri sendiri.

Alla berfirman,"Tidaklah sempurna iman seseorang di antara kamu sampai dia mencintai saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri."

Sedangkan tingkatan ketiga adalah tidak mengganggu. "Seorang muslim adalah yang selamatkan orang lain dari gangguan lidah dan tangannya."

Bentuk gangguan apa sajakah itu? Berdasarkan ayat dan hadits dalam Alquran disebutkan, gangguan tersebut berupa tidak mencerca, tidak memaki, dan tidak memukul. 

"Janganlah satu kaum menghina dan mengejek kaum yang lain. Boleh jadi yang diejek lebih tinggi derajatnya dan lebih baik dari dia."

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya