Ibu-ibu yang mengatasnamakan diri emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Mereka meminta agar proses penghitungan suara berlangsung adil tanpa memihak salah satu paslon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ibu-ibu yang mengatasnamakan diri emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan aksi tabur bunga di atas keranda mayat yang mereka bawa saat menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ibu-ibu yang mengatasnamakan diri emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan orasi di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Mereka meminta agar proses penghitungan suara berlangsung adil tanpa memihak salah satu paslon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ibu-ibu yang mengatasnamakan diri emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Mereka meminta agar proses penghitungan suara berlangsung adil tanpa memihak salah satu paslon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ibu-ibu yang mengatasnamakan diri emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Mereka meminta agar proses penghitungan suara berlangsung adil tanpa memihak salah satu paslon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Emak-emak pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membawa poster dalam unjuk rasa di depan kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/5/2019). Dalam aksinya mereka meminta agar proses penghitungan suara berlangsung adil tanpa memihak salah satu paslon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)