Anak-anak bersiap melompat ke Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Anak-anak berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Anak-anak bersiap melompat ke Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Anak-anak berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Anak-anak berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Seorang anak tersenyum saat berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Seorang anak berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Seorang anak berenang di Sungai Ciliwung yang meluap di kawasan Rawajati, Jakarta, Jumat (26/4). Tingginya volume debit air yang berasal dari Bogor tidak menyurutkan niat anak-anak itu untuk tetap berenang, meskipun berbahaya bagi keselamatan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)