5 Lulusan Akademi Liverpool yang Cemerlang di Tempat Lain

Sejumlah lulusan akademi Liverpool tampil cemerlang di tempat lain.

oleh Ario YosiaDiterbitkan 03 April 2019, 08:00 WIB
Trent Alexander-Arnold (AFP/Miguel Riopa)

Jakarta - Trent Alexander-Arnold merupakan salah satu lulusan akademi yang menjadi tulang punggung di tim utama Liverpool. Dia jadi pilihan pertama di sisi kanan pertahanan The Reds.

Alexander-Arnold mulai menembus tim utama Liverpool pada tahun 2016. Tidak banyak yang menyangka kalau sang pemain bisa dengan cepat menjadi pilihan utama Jurgen Klopp.

Cedera yang dialami Nataniel Clyne menjadi berkah buat Alexander-Arnold. Ia tampil mengesankan dan pada akhirnya berhasil mengamankan posisi bek kanan secara permanen.

Alexander-Arnold kemudian juga mengambil posisi Clyne di Timnas Inggris. Pemain berusia 20 tahun itu sudah membuat lima penampilan untuk The Three Lions.

Namun, tidak semua produk akademi Liverpool bisa beruntung seperti Alexander-Arnold. Mereka harus pindah ke tempat lain untuk mendapatkan peluang bermain di tim utama dan memenangkan trofi.

Berikut ini lima pemain lulusan akademi Liverpool yang kariernya bersinar di tempat lain seperti dilansir Fox Sports Asia:


Mikel San Jose

Mikel San Jose (AFP)

Mikel San Jose bergabung dengan Liverpool pada usia 18 tahun sebelum melakukan debut profesionalnya dan bermain di musim 2007/08 dan 2008/09 untuk tim cadangan klub. Pada Agustus 2009, San Jose kembali ke Athletic Bilbao dengan status pinjaman selama satu musim untuk mendapat pengalaman bermain di tim utama.

Pada musim panas berikutnya, Bilbao merekrutnya secara permanen dan San Jose pergi tanpa pernah membuat penampilan untuk tim senior Liverpool.

Pemain Spanyol itu sedang memainkan musim kesepuluhnya untuk Bilbao dan sudah membuat 378 penampilan dengan mencetak 37 gol. Dia sebagian besar bermain sebagai gelandang bertahan untuk tim La Liga tersebut tetapi juga bisa bermain sebagai bek tengah untuk mereka.

Penampilan impresifnya untuk Bilbao juga membuatnya mendapatkan tujuh caps untuk tim nasional Spanyol dan ia bahkan menjadi bagian dari La Furia Roja di Euro 2016.


Conor Coady

Conor Coady (kanan) (Tim Goode/PA via AP)

Conor Coady sangat dihargai selama waktunya dengan tim junior Liverpool. Namun, ia tidak bisa bermain reguler di tim utama setelah membuat dua penampilan untuk The Reds.

Lanjut Baca:

Sang pemain akhirnya dijual ke klub Championship Huddersfield Town pada 2014 setelah dipinjamkan ke Sheffield United di League One. Setelah tampil mengesankan dengan Terrier, Wolves mengontraknya dan ia menjadi pemain penting di tim mereka sejak itu. Di Wolves, Nuno Espirito Santo memainkan Coady dalam skema tiga pemain belakang dan itu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Meski Wolves mendatangkan banyak pemain dalam beberapa tahun terakhir, Coady tetap menjadi pemain penting di tim dan menjadi kapten klub di Premier League dengan bermain setiap menit di liga sejauh ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya