Dominasi dan Kejutan Warnai Perjalanan Semifinalis Piala Presiden 2019

Turnamen pramusim Piala Presiden 2019 telah mencapai babak semifinal.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 01 April 2019, 14:10 WIB
Piala Presiden 2019 Semifinal (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta Empat tim sudah memastikan langkah ke semifinal Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar pada 2 hingga 6 April 2019. Perjalanan panjang dilalui empat tim tersebut. Ada yang sejak awal diprediksi bersinar hingga yang tak disangka-sangka mampu melaju jauh.

Kalteng Putra, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Madura United, satu per satu memastikan diri ke semifinal Piala Presiden 2019 mulai Kamis (28/3/2019) hingga Minggu (31/3/2019). Keempat tinggal dua langkah lagi berkesempatan merengkuh gelar Piala Presiden 2019.

Melihat komposisi tim semifinalis Piala Presiden 2019, Kalteng Putra menjadi satu-satunya tim yang akan menggelar pertandingan kandang di Kalimantan. Sementara tiga tim lain yang lolos menjadi pembuktian Jawa Timur memiliki tim-tim yang mampu bersaing kuat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Arema akan lebih dulu menjamu Kalteng Putra di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Selasa (2/4/2019). Kemudian Persebaya Surabaya akan menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (3/4/2019).

Mengingat pertandingan semifinal digelar dengan sistem kandang dan tandang, Arema FC akan away ke Kalimantan untuk menghadapi Kalteng Putra. Namun, Singo Edan tidak akan bertandang ke Stadion Tuah Pahoe yang menjadi markas Kalteng Putra, melainkan ke Stadion 17 Mei, Banjarmasin, yang dipilih oleh Laskar Isen Mulang untuk menggelar laga kandang mereka di semifinal Piala Presiden 2019. Pertandingan ini akan digelar pada Jumat (5/4/2019).

Sementara itu, Madura United akan menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (6/4/2019). Madura United akan meladeni Persebaya di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Kali ini Bola.com mengulas perjalanan masing-masing klub semifinalis Piala Presiden 2019 sejak pertandingan pertama mereka di turnamen pramusim ini.


Kalteng Putra

Para pemain Kalteng Putra merayakan gol yang dicetak Patrich Wanggai ke gawang Persija Jakarta pada laga perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (28/3). Persija kalah adu penalti dari Kalteng. (Bola.com/Yoppy Renato)

Kalteng Putra adalah tim paling mengejutkan di Piala Presiden 2019. Sejak awal Kalteng Putra membuat kejutan dengan menjadi satu-satunya tim dari luar Pulau Jawa yang lolos dari fase grup. Bahkan lawan-lawan yang berhasil dikalahkan oleh tim asuhan Gomes de Oliveira juga bukan klub-klub lemah.

Lanjut Baca:

Kalteng Putra memulai Piala Presiden dengan langsung menghadapi runner-up Liga 1 2018, PSM Makassar. Keuntungan dimiliki Kalteng Putra karena PSM Makassar tengah terbagi fokusnya dengan kiprah mereka di Piala AFC 2019. Akhirnya Kalteng Putra bisa meraih tiga poin di laga pertama lewat kemenangan 1-0 berkat gol Antony Nugroho. Namun, peluang Kalteng Putra di Piala Presiden 2019 menjadi kecil ketika Gede Sukadana dkk. takluk 0-1 dari tuan rumah Grup C Piala Presiden 2019, PSIS Semarang. Gol tunggal Heru Setyawan pada menit ke-90 membuat Kalteng Putra gagal menambah poin. Dalam kondisi peluang lolos ke perempat final begitu tipis karena harus menghadapi Persipura Jayapura di laga terakhir, Patrich Wanggai dkk. tidak menyerah begitu saja. Kalteng Putra mampu membalik situasi dengan meraih kemenangan 3-1 atas Mutiara Hitam dan menjadi satu-satunya tim yang lolos ke perempat final dari Grup C. Sempat tertinggal lebih dulu oleh Persipura, Kalteng Putra mampu membalik keunggulan. Dua gol Patrich Wanggai plus satu gol yang dicetak Michael Rumere pada babak kedua membuat Kalteng Putra pun berhasil melangkah ke perempat final. Kalteng Putra tak hanya menjadi tim terakhir yang memastikan diri lolos ke perempat final Piala Presiden 2019, tapi mereka juga menjadi satu-satunya tim dari luar Pulau Jawa yang melaju ke fase berikutnya. Namun, jalan terjal langsung mereka hadapi ketika harus bertemu Persija Jakarta di perempat final. Persija merupakan juara bertahan Piala Presiden sekaligus juara Liga 1 2018. Namun, Kalteng Putra mampu lepas dari tekanan. Patrich Wanggai membawa Laskar Isen Mulang unggul lebih dulu melalui gol berbau kontroversi setelah bola tampak menyentuh tangannya sebelum masuk ke dalam gawang Persija. Persija mampu membalas dengan gol yang tak kalah kontroversial. Bruno Matos tampak sudah dalam posisi offside sebelum mencetak gol. Hasil 1-1 membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Peluang Kalteng Putra sempat menipis kala Gede Sukadana gagal mengeksekusi penalti pertama timnya. Namun, kegagalan Fitra Ridwan dan Bruno Matos mengeksekusi penalti untuk Persija menjadi sebuah keberuntungan bagi Kalteng Putra yang akhirnya menang dan lolos ke semifinal. PSM Makassar sukses dikalahkan, begitu pula dengan Persipura Jayapura dan Persija Jakarta. Bukan tidak mungkin Arema FC yang dihadapi Kalteng Putra di semifinal bisa menjadi korban selanjutnya dari tim promosi Liga 1 2019 itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya