Benahi Layanan Publik, Jokowi Janji Dongkrak Kualitas PNS

Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali bertemu dalam depat capres ke-4.

oleh Bawono YadikaDiterbitkan 30 Maret 2019, 20:47 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dalam debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). KPU memenuhi permintaan publik dengan tidak membocorkan pertanyaan sebelum debat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali bertemu dalam depat capres ke-4 pada Sabtu pekan ini.

Pada debat ke-4 ini mengusung tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Pada debat capres ke-4 ini, Jokowi menuturkan, pihaknya ingin reformasi pelayanan publik dan  kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama aparatur sipil negara (ASN).

"Pemerintahan dengan dilan yaitu digital melayani. Oleh sebab itu diperlukan reformasi dalam pelayanan publik lewat elektronik,” ujar Jokowi dalam penyampaian visinya, Sabtu (30/3/2019).

Lebih lanjut Jokowi menuturkan juga akan meningkatkan kualias ASN.

"Yang kedua penajaman, penyederhanaan kelembagaan, diperlukan peningkatan kualitas SDM aparatur kita, diperlukan reformasi tata kelola," tutur dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya