Liputan6.com, Jakarta - Ronaldinho Gaucho, legenda Barcelona dan Timnas Brasil direncanakan untuk tampil pada All Star Tour Sumatera Selatan Alex Noerdin Cup di stadion Jakabaring, Palembang pada 31 Maret mendatang. Ronaldinho akan memberikan coaching clinic untuk 55 pesepak bola muda berbakat yang diseleksi pada Alex Noerdin Cup.
Namun kehadiran Ronaldinho menjadi buyar karena panitia yang diwakili Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI) kesulitan mendapatkan izin untuk memakai stadion Jakabaring, Palembang. Pengelola Jakabaring Sport City (JSC) dan Pemprov Sumatera Selatan seperti mempersulit perizinan yang belum keluar hingga Rabu (20/3/2019).
Advertisement
Kejadian ini sangat disayangkan oleh Ketua Umum BASRI, Eddy Sofyan. Dia menyayangkan mengapa pengelola JSC dan pemprov sumsel tak mengakomodasi acara sepak bola usia U-12 dan U-14 yang mendapatkan pelatihan singkat dari Ronaldinho. Padahal pembinaan sepak bola usia muda sudah menjadi program pemerintah lewat Inpres no III/2019 yang baru dikeluarkan pada Januari lalu.
"Sampai saat ini belum mendapatkan persetujuan untuk memakai Jakabaring. Hari ke hari ditanya, kami tidak mendapatkan jawaban kongkrit," kata Eddy kepada wartawan.
Eddy mengatakan salah satu yang dijadikan alasan pengelola JSC yaitu belum adanya surat kepastian Presiden Joko Widodo hadir pada acara tersebut. Pihak JSC disebutnya meminta surat dari Sekretariat Negara terkait kepastian kehadiran Joko widodo.
"Saya tak mau komentari soal surat di Setneg. Tapi kami kira alasan itu mengada-ada. Kami cuma ingin memakai bisa atau tidak," ujarnya.
Opsi Pindah ke Jakarta
Eddy mengatakan pihak Ronaldinho sempat ingin membatalkan kehadiran mereka di acara All Star Tour. Pihak Ronaldinho memberi batas waktu hingga hari Senin (18/3/2019) lalu.
"Akhirnya kami meminta waktu dua hari hingga hari ini untuk mengurus izin. Tapi sampai detik ini, kepastian itu belum ada," ujar Eddy, mengeluh.
All Star Tour Sumatera Selatan Alex Noerdin Cup merupakan sebuah kejuaraan yang ditujukan untuk membina pemain usia U-12 dan U-14 di 17 kabupaten/kota se Sumatera Selatan. Panitia menghadirkan legenda timnas Indonesia Hery Kiswanto, eks pemain Persita Cristian Carasco dan beberapa eks timnas lainnya.