Madrid - Zidane Zidane akhirnya kembali ke Real Madrid. Pria Prancis berdarah Aljazair itu datang lagi menggantikan Santiago Solari untuk menukangi Los Merengues.
Solari harus kehilangan pekerjaannya setelah Madrid kehilangan tiga peluang meraih trofi sekaligus dalam waktu sepekan. Mereka tersingkir di Copa del Rey, Liga Champions, dan mustahil mengejar Barcelona di La Liga.
Advertisement
Pada periode keduanya ini, Zinedine Zidane dikontrak hingga Juni 2022. Kembalinya mantan pemain Juventus itu tentu saja disambut gembira oleh para Madridista.
Zidane mampu memberikan kesuksesan besar pada periode pertamanya membesut Madrid antara Januari 2016 dan Mei 2018. Zidane membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions beruntun, satu gelar LaLiga, satu Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub.
Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau presiden Florentino Perez menginginkan Zidane kembali setelah klub menjalani momen sulit belakangan ini. Zinedine Zidane diharapkan bisa menyelesaikan krisis yang dialami klub.
Meskipun begitu, Zinedine Zidane bukanlah satu-satunya pelatih yang memutuskan kembali menangani Real Madrid. Berikut ini adalah pelatih lainnya seperti dilansir AS.
Jacinto Quincoces (Pergi 1946; Kembali 1947)
Quincoces adalah yang pelatih pertama kembali menangani Real Madrid. Setelah memimpin tim mengangkat Copa pada 1945-46, ia kembali tetapi kurang menikmati kesuksesan pada periode keduanya di klub.
Quincoces hanya menang lima kali dari 18 pertandingan dan digantikan oleh Michael Alexander Keeping, yang menjadi pelatih Los Blancos sampai 1950.
Baltasar Albeniz (Pergi 1947; Kembali 1950)
Albeniz juga memenangkan Copa pada musim pertamanya di Real Madrid (1946-1947) dan seperti Quincoces, ia mengalami mimpi buruk ketika kembali pada 1950-51 dan hanya bertahan 16 pertandingan sebelum digantikan.