Cerita Gondangdia: Jadi Saksi Pamer Kekuatan Tim Balap Yamaha di Sepang

Yamaha Motorsports memperkenalkan para pembalap mereka dari berbagai lini kejuaraan di Sirkuit Sepang.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 12 Februari 2019, 21:00 WIB
Presiden Direktur dan CEO PT YIM, Minoru Morimoto (kelima dari kanan) bersama pembalap Yamaha Racing Indonesia (Liputan6.com/Defri Saefullah)

Liputan6.com, Jakarta 5 Februari 2019. Suasana masih dingin dan gelap saat Liputan6.com harus berangkat menuju bandara Soekarno Hatta pada pukul 03.00 pagi. Tujuan kali ini menuju Malaysia, tepatnya Sirkuit Sepang yang berlokasi di Selangor.

Menahan rasa kantuk, tugas tetap harus dijalankan. Lagipula jadwal padat sudah menanti di Sirkuit Sepang karena rentetan jadwal wawancara sudah menanti. Ada apa di Sepang? Berdasarkan undangan yang diterima Liputan6.com, sebuah acara bertajuk Global Press Conference Yamaha Motorsports 2019 bakal digelar.

Yamaha Indonesia mengajak lima media terpilih asal Indonesia untuk meliput ke Sepang. Selain konfrensi pers, salah satu acara utama yaitu wawancara ekslusif dengan dua pembalap World Superbike (WSBK) yang disponsori Yamaha yaitu Snack Pata Yamaha Racing. Mereka adalah Alex Lowes dan Michael van Der Mark.

Selain itu ada juga 5 pembalap Yamaha Racing Indonesia yaitu Galang Hendra, M Faerozi, Anggi Setiawan,Wahyu Nugroho dan Aldy Satya yang bakal diwawancara ekslusif. Galang Hendra seperti diketahui melanjutkan perjuangannya di salah satu kelas di WSBK yaitu WSSP300.

Sedangkan M Faerozi dan Anggi Setiawan bakal tampil di kejuaraan balap motor Asia (ARRC) kelas AP250. Sementara Wahyu Nugroho dan pembalap paling muda, Aldy Satya juga tampil di ARRC kelas underbone 150 (UB150).

"Jam 4 pagi sudah di bandara saja nih," seru Liputan6.com lewat whatsapp grup yang dibuat dadakan untuk acara ini.

"Wah cepat sekali,saya masih di jalan nih," balas Danu Wibisono perwakilan dari Yamaha Indonesia yang menemani rekan media selama peliputan di Malaysia.

Kami memang dijadwalkan kumpul di bandara pukul 4.00 pagi. Pesawat menuju Malaysia dijadwalkan lepas landas pada pukul 6.15. "Biar semuanya siap tidak buru-buru saat check in dan keperluan lainnya," kata Danu.

 

 


Suasana Cair

Pembalap Pata Yamaha Racing Team, Michael van Der Mark (di atas motor) bersama para pembalap Indonesia (Liputan6.com/Defri Saefullah)

Tiba di Sepang sekitar pukul 12.00, suasana memang tidak seperti biasanya kala hari balapan tiba. Sirkuit masih sepi hanya segelintir orang saja yang terlihat lalu lalang di seputaran paddock.

Saat kami tiba, ini memang satu hari menjelang tes resmi pramusim MotoGP dimulai pada 6-8 Februari lalu. Tanpa menunggu lama, kami langsung beranjak menuju paddock tiga yang sepertinya menjadi paddock Yamaha.

Lanjut Baca:

Di atas paddock ini tersedia ruangan yang biasa dijadikan ruang konferensi pers. Disitulah kami melakukan wawancara dengan pembalap WSBK dan lima pembalap Indonesia. Waktu untuk wawancara hanya 30 menit. Manajer Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Rusmayadi pun mencoba untuk mengatur pertanyaan-pertanyaan yang perlu diajukan agar waktu tidak molor. Kesan rendah hati langsung terpancar dari wajah Alex Lowes dan Michael van Der Mark. Mereka tampak begitu akrab dengan pembalap muda asal Indonesia saat sesi wawancara. Tak sungkan keduanya juga memberikan tips membalap kepada para pembalap muda Indonesia. Wawancara ekslusif ini juga menjadi momen untuk merayakan tahun kedua moto Semakin di Depan berada di motor R1 yang dipakai Lowes dan Michael van Der Mark. Hadir pula President Director PT YIMM, Minoro Morimoto dan YME Road Racing Project Manager, Andrea Dosoli. Suasana wawancara begitu cair dan terkadang diselingi tawa. "Mengapa Yamaha Indonesia kini lebih condong sponsori super bike? Itu karena saya melihat orang-orang Indonesia suka menggunakan motor besar, jadi mengapa tidak WSBK? Jangan hanya MotoGP saja," kata Morimoto San kepada media.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya