Tersangka penembakan massal Nikolas Cruz memasuki ruang sidang di Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz disidangkan terkait penyerangan SMA Marjory 14 Februari 2018. (Amy Beth Bennett/Sun-Sentinel Florida Selatan via AP, Pool)
Ekspresi tersangka penembakan massal Nikolas Cruz saat mengikuti sidang di Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz menyerang SMA Marjory dan menewaskan 17 orang. (Amy Beth Bennett/South Florida Sun-Sentinel via AP, Pool)
Ekspresi tersangka penembakan massal Nikolas Cruz saat mengikuti sidang di Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz sudah mengakui sebagai pelaku penembakan. (Amy Beth Bennett/South Florida Sun-Sentinel via AP, Pool)
Tersangka penembakan Nikolas Cruz berbicara dengan pengacaranya saat sidang, Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz menembaki murid SMA Marjory memakai senapan AR-15. (Amy Beth Bennett/South Florida Sun-Sentinel via AP, Pool)
Tersangka penembakan massal Nikolas Cruz saat sidang di Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz mengalami depresi hebat setelah ditinggal mati oleh orangtua angkatnya. (Amy Beth Bennett/South Florida Sun-Sentinel via AP, Pool)
Tersangka penembakan massal Nikolas Cruz saat sidang di Broward Courthouse, Fort Lauderdale, Florida, Selasa (15/1). Cruz menyebut mendengar suara di kepalanya untuk menyerang SMA Marjory. (Amy Beth Bennett/South Florida Sun-Sentinel via AP, Pool)