Pesawat SU-27 Jatuh, Panglima AU Ukraina Dipecat

Presiden Ukraina Leonid Kuchma memecat Panglima AU Volodymyr Strelnykov yang dianggap bertanggung jawab atas kecelakaan pesawat jet tempur Sukhoi SU-27. Pameran dirgantara juga dihentikan.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 Juli 2002, 14:18 WIB
Liputan6.com, Lviv: Presiden Ukraina Leonid Kuchma mempersingkat liburannya. Dia melawat ke lokasi kecelakaan pesawat jet tempur Sukhoi SU-27 dalam pameran dirgantara di Pangkalan Militer Skniliv di luar Kota Lviv Ukraina, Sabtu kemarin. Dia juga memecat Panglima Angkatan Udara Volodymyr Strelnykov yang dianggap bertanggung jawab. Atas intruksinya pula, Menteri Pertahanan Ukraina juga memecat Komandan Divisi ke-14 AU Ukraina selaku penyelenggara pameran yang digelar dalam rangka ulang tahun AU ke-60. Kuchma juga menghentikan pameran. Menurut Kuchma, aktivitas militer seharusnya lebih diarahkan pada latihan, bukan pameran militer.

Insiden tersebut terjadi ketika pesawat SU-27 sedang melakukan manuver akrobatik dalam serangkaian kegiatan pameran [baca: Pesawat Tempur Sukhoi SU-27 Jatuh, 78 Tewas]. Saat itu, pesawat buatan rusia yang tengah terbang rendah sambil melakukan manuver mendadak kehilangan kendali. Pesawat menghunjam dengan sayap kiri menghantam tanah dan terbakar. Seorang pilot meloncat keluar hanya beberapa detik sebelum pesawat membentur tanah. Sedangkan rekannya yang sebelumnya dinyatakan tewas, menurut sejumlah pejabat militer Ukraina, selamat.

Lokasi pameran pun berubah menjadi pemandangan memilukan. Korban dari musibah tersebut sebagian tidak utuh: mayat-mayat terlihat berceceran di antara potongan badan pesawat di Pangkalan Udara Ukraina. Jumlah korban terakhir seperti dilaporkan Juru Bicara Kementerian Keadaan Darurat Ukraina, 78 orang tewas. Tujuh di antaranya, anak-anak. Sedangkan korban luka-luka mencapai 115. Kini, pemerintah Ukraina menyediakan 10 juta hryvnias atau sekitar Rp 16,2 miliar untuk santunan bagi keluarga korban. Senin besok juga dinyatakan sebagai hari berkabung nasional.(AWD/Nlg)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya