Tim SAR dan relawan mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Tim SAR dan relawan bahu-membahu secara manual dengan menggunakan tangan dan cangkul. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR dan relawan mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Luasnya lokasi longsor mempersulit pencarian korban hilang. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR dan relawan mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Pencarian korban longsor juga dipersulit dengan tingginya lumpur dan longsor susulan. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR dan relawan mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Korban tewas longsor Sukabumi bertambah menjadi lima orang. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Polisi dan warga sekitar mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Sebanyak 38 warga belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR dan relawan mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Longsor menimbun 30 unit rumah. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga sekitar mengangkat korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Tim SAR dan relawan masih melakukan pencarian korban dengan cara manual. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Pasukan TNI dan warga sekitar mencari korban musibah tanah longsor di Dusun Cimapag, Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). Hingga saat ini longsor susulan masih terus terjadi meskipun dengan intensitas kecil. (Merdeka.com/Arie Basuki)