Liputan6.com, Sarajevo: Warga Bosnia memperingati 20 tahun perang Bosnia-Herzegovina yang mulai meledak pada tahun 1992, Jumat (6/4). Sebagai tanda penghormatan, mereka berkumpul di pusat Kota Saravejo dengan menyusun 11.541 kursi merah sepanjang 800 meter. Di sana, mereka juga berdoa sambil menaruh bunga mawar putih di atas kursi.
Perang Bosnia-Herzegovina merupakan perang terparah setelah Perang Dunia II. Perang ini dipicu oleh perebutan wilayah bekas negara Yugoslavia oleh tiga kelompok, yakni Muslim, Serbia, dan Kroasia.
Saat itu, Sarajevo terus dikepung oleh Serbia yang didukung oleh Pemerintah Yugoslavia selama lebih dari 3,5 tahun. Kota tersebut menjadi pusat serang artileri dan tembakan hingga mengakibatkan sekitar 200 ribu orang tewas.(NHK/ULF)
Perang Bosnia-Herzegovina merupakan perang terparah setelah Perang Dunia II. Perang ini dipicu oleh perebutan wilayah bekas negara Yugoslavia oleh tiga kelompok, yakni Muslim, Serbia, dan Kroasia.
Saat itu, Sarajevo terus dikepung oleh Serbia yang didukung oleh Pemerintah Yugoslavia selama lebih dari 3,5 tahun. Kota tersebut menjadi pusat serang artileri dan tembakan hingga mengakibatkan sekitar 200 ribu orang tewas.(NHK/ULF)